Green SM secara resmi meluncurkan program "Green SM Is Listening" di seluruh Indonesia sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan untuk meningkatkan layanan dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para pelanggan. Melalui inisiatif ini, Green SM mengajak pelanggan untuk memberikan masukan dan berkontribusi dalam mendorong standar baru layanan ride-hailing yang menekankan pada transparansi, konsistensi, dan keandalan di seluruh tanah air.
Program "Green SM Is Listening" akan mulai diterapkan secara nasional pada Agustus 2026, yang juga akan memperkuat peran pelanggan dalam membentuk dan meningkatkan standar layanan, sejalan dengan komitmen "5 Green Promises" yang telah diperkenalkan sebelumnya oleh Green SM.
Masukan Pelanggan dan Reward
Dengan program ini, pelanggan dapat memberikan masukan, melaporkan pengalaman yang kurang memuaskan, atau memberikan saran untuk perbaikan melalui email resmi Green SM di [email protected]. Untuk mendukung proses verifikasi, pelanggan juga dapat melampirkan foto atau dokumen pendukung yang relevan jika diperlukan. Masukan yang diberikan bisa mencakup berbagai aspek layanan, mulai dari proses penjemputan dan pengantaran, kondisi kendaraan, keselamatan, hingga perilaku pengemudi.
Tim khusus dari Green SM akan meninjau, memverifikasi, mengklasifikasikan, dan merespons setiap masukan yang diterima dengan cepat. Setiap laporan akan dinilai berdasarkan data yang ada, materi pendukung, serta bukti yang relevan untuk membantu Green SM terus meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan. Pelanggan yang memberikan masukan yang terverifikasi dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas layanan berkesempatan untuk mendapatkan reward sebagai bentuk apresiasi mulai dari Rp300.000 hingga Rp5.000.000. Apresiasi tambahan dapat diberikan berdasarkan pertimbangan Green SM dan sesuai dengan kebijakan yang berlaku.
Pembaruan Kode Etik Pengemudi
Sejalan dengan peluncuran program ini, Green SM juga telah memperbarui Kode Etik Pengemudi yang menjadi bagian dari perjanjian kemitraan dengan para pengemudi. Kode etik tersebut mencerminkan standar bersama terkait profesionalisme dan perilaku pengemudi untuk mendukung konsistensi kualitas layanan di seluruh jaringan.
Managing Director Green SM Indonesia, Deny Tjia, menyatakan bahwa perusahaan percaya bahwa cara mereka merespons ketika pengalaman pelanggan tidak sesuai harapan adalah salah satu cara tercepat dan paling efektif untuk membangun kepercayaan. "Melalui program 'Green SM Is Listening', kami menjadikan masukan pelanggan sebagai peluang untuk terus meningkatkan standar layanan, sekaligus mendorong proses yang transparan dan adil," ujarnya. Dia menegaskan bahwa inisiatif ini mencerminkan komitmen jangka panjang untuk membangun layanan mobilitas yang aman, andal, dan bertanggung jawab di Indonesia.
Setelah hampir dua tahun beroperasi di pasar Indonesia, Green SM kini telah memperluas kehadirannya di lima kota dan wilayah utama, yaitu Jakarta, Bali, Surabaya, Makassar, dan Bandar Lampung. Green SM berkomitmen untuk menerima seluruh masukan dari pelanggan, dengan reward untuk kontribusi yang berkaitan dengan kualitas layanan, profesionalisme pengemudi, serta berbagai isu lainnya yang dapat mempengaruhi pengalaman pelanggan.
Reward dapat diberikan untuk masukan terkait: kualitas layanan dan profesionalisme pengemudi, kesalahan perhitungan tarif, isu keselamatan, perlindungan privasi pelanggan, serta kendala pada aplikasi dan sistem.