Update
Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen
Ekonomi

Proyeksi Penguatan IHSG Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan mengalami penguatan pada perdagangan hari ini, meskipun ada potensi koreksi jangka pendek yang perlu diperhatikan.

Gyan Kusuma 26 August 2026 88 pembaca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
IHSG diproyeksi menguat pada Rabu (26/8) dengan potensi mencapai 6.570-6.600. Analis juga mengingatkan akan kemungkinan koreksi jangka pendek. (FOTO:CNN Indonesia/Safir Makki).
IHSG diproyeksi menguat pada Rabu (26/8) dengan potensi mencapai 6.570-6.600. Analis juga mengingatkan akan kemungkinan koreksi jangka pendek. (FOTO:CNN Indonesia/Safir Makki).

Jakarta, CNN Indonesia -- Pada perdagangan hari ini, Rabu (26/8), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menguat. Analis Teknikal dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyatakan bahwa IHSG memiliki peluang untuk terus mengalami penguatan, meskipun tetap perlu waspada terhadap kemungkinan koreksi jangka pendek.

“Kami memperkirakan IHSG berpeluang menguat menuju area 6.570-6.600. Namun, cermati potensi koreksi jangka pendek ke kisaran 6.429-6.453,” ungkap Herditya dalam laporan riset hariannya.

Proyeksi Level IHSG Hari Ini

Herditya juga memprediksi pergerakan IHSG akan berada di rentang support 6.373 dan 6.272, serta resistance di level 6.599 dan 6.705. Ia merekomendasikan beberapa saham untuk diperhatikan, antara lain ANTM, PGAS, PTBA, dan TINS.

Peluang Koreksi Indeks Saham

Di sisi lain, Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, menyebutkan bahwa indeks saham mungkin akan melanjutkan koreksi pada perdagangan hari ini setelah mengalami penurunan pada awal pekan. Hal ini disebabkan oleh ketidakmampuan IHSG untuk ditutup di atas level resistance 6.545 pada pekan lalu.

“Jika IHSG mengalami tekanan hingga menembus level 6.453, indeks berpotensi melanjutkan pelemahan untuk menguji support 6.352 yang juga berdekatan dengan support dinamis SMA-20,” jelas Ivan.

Ivan memprediksi bahwa IHSG akan bergerak di level support 6.453, 6.352, 6.230, dan 6.080, serta resistance di 6.666, 6.835, dan 6.916 hari ini. Ia juga merekomendasikan beberapa saham, seperti AADI, ADRO, AMRT, BBNI, dan CPIN.

Pada penutupan perdagangan Senin (24/8), IHSG berada di level 6.501, mengalami penurunan sebesar 24,02 poin atau minus 0,37 persen dari sesi sebelumnya. Menurut data dari RTI Infokom, total transaksi investor mencapai Rp14,29 triliun dengan volume saham yang diperdagangkan sebanyak 35,88 miliar lembar. Dalam penutupan terakhir, tercatat 259 saham menguat, 367 saham mengalami koreksi, dan 166 saham stagnan.

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi investasi pada saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Artikel Terkait