Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membantah tuduhan yang menyatakan bahwa mereka tidak berkontribusi dalam membantu korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dedy Nur Palakka, kader PSI, menjelaskan bahwa partainya telah aktif menyalurkan bantuan langsung ke berbagai lokasi pengungsian di NTT. Pernyataan ini disampaikan menyusul munculnya anggapan bahwa PSI kurang peduli terhadap para korban bencana tersebut.
PSI Klaim Aktif di 41 Lokasi
Dedy menegaskan bahwa PSI tidak hanya diam dalam menghadapi bencana yang melanda NTT. Ia mengungkapkan bahwa bantuan telah disalurkan ke 41 titik yang berbeda. "Ada yang bilang PSI tidak bergerak, salah, PSI bergerak di 41 titik, dengan menyalurkan bantuan langsung," ungkap Dedy. Ia juga menyadari bahwa kegiatan PSI mungkin tidak mendapatkan perhatian media yang sama besarnya dengan aktivitas pihak lain. "Cuman memang beritanya ngga seheboh tetangga saya," tambahnya.
Tanggapan Terhadap Chusnul Chotimah
Selain itu, Dedy juga menyentil Chusnul Chotimah, seorang pegiat media sosial yang dikenal sering mengkritik Jokowi dan PSI. "Iyakan Chusnul Chotimah (Pegiat Medsos yang kerap menyerang Jokowi dan PSI)?," ujarnya. Sebelumnya, akun resmi PSI juga membagikan informasi mengenai aktivitas kadernya yang turun langsung menemui warga yang terdampak di Kabupaten Manggarai. Sekretaris DPW PSI NTT, Junaidin Mahasan, terlibat dalam pembagian bantuan kepada korban gempa bumi di daerah tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, bantuan disalurkan ke 41 titik tenda pengungsian, yang mencakup kebutuhan pokok dan obat-obatan. Junaidin, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PSI DPRD NTT, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian partainya terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak dari bencana.