Update
Nasib Jabatan Wakil Presiden Gibran Usai Vonis MA, Mahfud MD Berikan Penjelasan Banjir Melanda Dua Desa di Aceh Selatan, Ratusan Warga Dievakuasi HUT ke-27 GRANAT: Togar Sianipar Serukan Penguatan P4GN untuk Melindungi Generasi Muda BRI Resmikan Posyandu Lili dan Kebun Pangan Perempuan di Sleman Tanggapan Politisi PSI Terhadap Kritikan Akbar Faizal kepada Jokowi Menhut Temukan Pelanggaran Kehutanan di Kalimantan Tengah, Segel Kayu dan Alat Berat Dampak Spread terhadap Aktivitas Trading: Analisis dari Elev8 Pentingnya Memahami Putusan MA Terkait Gibran, Sekjen Projo Ingatkan Publik Kemenlu Mengonfirmasi Tewasnya WNI yang Bergabung dengan Militer Rusia di Ukraina Kolaborasi ITERA dan BRIN untuk Menyesuaikan Kurikulum dengan Permintaan Industri Pertambangan Nasib Jabatan Wakil Presiden Gibran Usai Vonis MA, Mahfud MD Berikan Penjelasan Banjir Melanda Dua Desa di Aceh Selatan, Ratusan Warga Dievakuasi HUT ke-27 GRANAT: Togar Sianipar Serukan Penguatan P4GN untuk Melindungi Generasi Muda BRI Resmikan Posyandu Lili dan Kebun Pangan Perempuan di Sleman Tanggapan Politisi PSI Terhadap Kritikan Akbar Faizal kepada Jokowi Menhut Temukan Pelanggaran Kehutanan di Kalimantan Tengah, Segel Kayu dan Alat Berat Dampak Spread terhadap Aktivitas Trading: Analisis dari Elev8 Pentingnya Memahami Putusan MA Terkait Gibran, Sekjen Projo Ingatkan Publik Kemenlu Mengonfirmasi Tewasnya WNI yang Bergabung dengan Militer Rusia di Ukraina Kolaborasi ITERA dan BRIN untuk Menyesuaikan Kurikulum dengan Permintaan Industri Pertambangan
Ekonomi

Rapat Perdana Menteri Keuangan Suahasil Nazara dengan DPD RI

Suahasil Nazara melaksanakan rapat perdana sebagai Menteri Keuangan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Rabu (16/9). Rapat ini membahas pertimbangan RUU APBN 2027 yang melibatkan berbagai pema...

Gyan Kusuma 16 September 2026 62 pembaca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
Suahasil Nazara menghadiri rapat perdana sebagai Menkeu di DPD RI, membahas RUU APBN 2027. Pertimbangan DPD diharapkan mencerminkan aspirasi daerah. (FOTO:CNN Indonesia/Endrapta Ibrahim Pramudhiaz).
Suahasil Nazara menghadiri rapat perdana sebagai Menkeu di DPD RI, membahas RUU APBN 2027. Pertimbangan DPD diharapkan mencerminkan aspirasi daerah. (FOTO:CNN Indonesia/Endrapta Ibrahim Pramudhiaz).

Suahasil Nazara mengadakan rapat perdana sebagai Menteri Keuangan yang baru di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Rabu, 16 September. Rapat ini merupakan Sidang Paripurna Luar Biasa ke-2 Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI untuk Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027.

Dalam sidang tersebut, DPD RI menetapkan pertimbangan terhadap RUU APBN 2027 sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi konstitusionalnya. Pertimbangan ini disusun oleh Komite IV DPD RI melalui diskusi dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan, dan juga melibatkan masukan dari daerah.

Isu-isu Penting yang Dibahas

Beberapa isu yang menjadi fokus dalam rapat ini antara lain transfer dana ke daerah, pembangunan infrastruktur, alokasi dana desa, serta kapasitas fiskal daerah. Suahasil menyatakan bahwa pertimbangan yang diberikan oleh DPD RI datang pada waktu yang tepat, mengingat pemerintah sedang membahas RAPBN 2027 bersama DPR RI.

Ucapan Terima Kasih Suahasil

Suahasil mengungkapkan rasa terima kasihnya atas undangan untuk menghadiri sidang paripurna tersebut. Ia menilai bahwa mendapatkan pertimbangan yang mencerminkan perspektif dari seluruh daerah adalah bagian dari tata bernegara yang baik. "Saya mengucapkan terima kasih secara khusus atas nama pemerintah bahwa kami diundang pada sidang paripurna kali ini. Ini adalah suatu tata bernegara yang baik, menurut saya, mendapatkan pertimbangan yang mencerminkan perspektif dari seluruh daerah karena yang ada di DPD ini semua adalah perwakilan dari daerah-daerah di seluruh Indonesia," ungkapnya kepada wartawan setelah sidang paripurna.

Sidang ini merupakan kelanjutan dari rapat yang sebelumnya dilakukan oleh pendahulu Suahasil, Purbaya Yudhi Sadewa. Rapat sebelumnya menjadi momen terakhir Purbaya menjabat sebagai Menteri Keuangan. Pada Senin, 14 September, Purbaya menghadiri rapat di Komite IV DPD RI, di mana ia mempresentasikan laporan terbaru mengenai realisasi APBN, aliran modal asing, serta gaji PPPK.

Di tengah presentasinya, sekitar pukul 15.30 WIB, Ketua Komite IV DPD, Ahmad Nawardi, menyampaikan interupsi untuk memberitahukan Purbaya tentang telepon dari Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. "Pak menteri saya putus dulu, katanya ada telepon dari Mensesneg. Tolong dilihat dulu," kata Nawardi. Purbaya sempat bingung, namun segera meninggalkan ruang rapat untuk menerima telepon tersebut dan tidak kembali. Ia kemudian dicopot dari jabatannya setelah setahun menjabat sebagai Bendahara Negara.

Artikel Terkait