Jakarta, CNN Indonesia -- Pada hari Jumat, 14 Agustus, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato mengenai Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 beserta Nota Keuangannya di hadapan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa RAPBN 2027 dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Rincian Alokasi Anggaran
Dalam rancangan tersebut, belanja negara dianggarkan sebesar Rp4.097,2 triliun, sementara pendapatan ditargetkan mencapai Rp3.426 triliun, dengan pembiayaan sebesar Rp671,2 triliun. Rancangan ini bertujuan untuk mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada tahun 2027, dengan inflasi yang diperkirakan berada di angka 2,5 persen dan tingkat kemiskinan yang diharapkan turun ke kisaran 6-6,5 persen.
Tujuan Jangka Panjang
Prabowo menegaskan bahwa langkah-langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan menciptakan kondisi ekonomi yang lebih stabil. Dengan alokasi anggaran yang strategis, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.