Update
Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen
Politik

Respon Loyalis Anies Terhadap Pernyataan Jokowi Mengenai Operasi Politik

Andi Sinulingga, loyalis Anies Baswedan, memberikan tanggapan terhadap pernyataan Presiden Joko Widodo terkait dugaan operasi politik yang muncul di tengah polemik putusan Mahkamah Konstitusi.

Dewa Raka 17 October 2026 48 pembaca fajar.co.id fajar.co.id
Andi Sinulingga
Andi Sinulingga

Loyalis Anies Baswedan, Andi Sinulingga, mengkritik pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai adanya dugaan operasi politik yang terjadi seiring dengan kontroversi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melibatkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dalam unggahan di media sosial pada Sabtu (17/10/2026), Andi mempertanyakan banyaknya operasi politik yang berlangsung selama sepuluh tahun kepemimpinan Jokowi.

“10 tahun Bapak @jokowi berkuasa, ada berapa banyak operasi politik yang dilakukan untuk downgrade reputasi politik seseorang?” tulis Andi Sinulingga. Ia juga memberikan peringatan dengan sebuah ungkapan mengenai risiko menyerang pihak lain, “Siapa yang suka menghunus pedang, akan mati di ujung pedang,” ujarnya.

Pernyataan Jokowi Mengenai Hak Angket DPR

Sebelumnya, Jokowi menyampaikan pandangannya mengenai inisiasi penggunaan hak angket oleh DPR sebagai respons terhadap putusan Mahkamah Konstitusi yang berkaitan dengan Gibran. Ia menegaskan bahwa hak angket merupakan hak konstitusional bagi partai-partai politik yang memiliki perwakilan di DPR. “Iya, itu hak konstitusional dari semua partai yang ada di DPR. Dari semua fraksi yang ada di DPR, itu hak konstitusional yang sudah diatur oleh konstitusi kita,” ungkap Jokowi.

Operasi Politik dan Dampaknya

Jokowi juga mengungkapkan bahwa terdapat operasi politik serta pihak-pihak yang memanfaatkan situasi tersebut, sehingga perdebatan semakin meluas. “Kan sudah saya sampaikan sejak awal, ini ada operasi politik, kemudian ada penumpang gelap yang menunggangi lagi. Jadi, menjadi ramai sekali. Tapi buat saya biasa saja,” jelasnya.

Ia juga menyentuh isu dugaan bahwa tuduhan ijazah palsu dilontarkan untuk merusak reputasi politik seseorang. “Ya, bisa saja seperti itu. Bisa saja, sekali lagi, operasi politik untuk downgrade reputasi politik seseorang,” tegasnya. Tanggapan Andi Sinulingga terhadap pernyataan Jokowi menyoroti kembali perdebatan mengenai dugaan operasi politik, reputasi tokoh, serta tindak lanjut dari persoalan yang berkaitan dengan putusan MK.

Artikel Terkait