Update
Virus ALTNV: Penemuan Baru yang Mengguncang Dunia Ilmu Pengetahuan Penurunan Drastis Saham Bayan Setelah Isu Akuisisi Haji Isam Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Virus ALTNV: Penemuan Baru yang Mengguncang Dunia Ilmu Pengetahuan Penurunan Drastis Saham Bayan Setelah Isu Akuisisi Haji Isam Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor
Ekonomi

Rupiah Menguat Menjadi Rp17.816 per Dolar AS pada Pagi Hari Ini

Nilai tukar rupiah mengalami penguatan di level Rp17.816 per dolar Amerika Serikat pada perdagangan pagi hari ini, Senin (10/8). Meskipun demikian, pergerakan mata uang Asia menunjukkan variasi terhad...

Arya Yudhistira 10 August 2026 65 pembaca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
Rupiah menguat ke Rp17.816 per dolar AS pada 10 Agustus, naik 0,45 persen. Analis prediksi potensi penguatan, meski ada ketidakpastian di Selat Hormuz. (FOTO:CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Rupiah menguat ke Rp17.816 per dolar AS pada 10 Agustus, naik 0,45 persen. Analis prediksi potensi penguatan, meski ada ketidakpastian di Selat Hormuz. (FOTO:CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).

Nilai tukar rupiah tercatat pada posisi Rp17.816 per dolar Amerika Serikat (AS) dalam perdagangan pagi hari ini, Senin (10/8). Penguatan mata uang Garuda ini mencapai 81 poin atau setara dengan 0,45 persen jika dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya.

Pergerakan Mata Uang Asia yang Beragam

Penguatan rupiah terjadi di tengah fluktuasi mata uang Asia lainnya terhadap dolar AS. Beberapa mata uang Asia menunjukkan penguatan, seperti yuan China yang naik 0,01 persen, peso Filipina yang menguat 0,26 persen, serta ringgit Malaysia yang terapresiasi sebesar 0,07 persen. Namun, terdapat juga mata uang yang melemah, di antaranya dolar Singapura yang turun 0,08 persen, yen Jepang yang melemah 0,32 persen, dan won Korea Selatan yang terdepresiasi sebesar 0,59 persen. Sementara itu, dolar Hong Kong tetap stabil terhadap dolar AS.

Analisis Pergerakan Rupiah

Di sisi lain, mayoritas mata uang utama negara maju mengalami pelemahan terhadap dolar AS. Euro Eropa melemah sebesar 0,05 persen, poundsterling Inggris turun 0,01 persen, dolar Australia terkoreksi 0,04 persen, dolar Kanada melemah 0,10 persen, dan franc Swiss turun 0,11 persen.

Analis mata uang dari DOO Financial Futures, Lukman Leong, menyatakan bahwa rupiah berpotensi untuk menguat terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini. Ia menjelaskan, "Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS yang tertekan setelah data pekerjaan AS, NFP, pada hari Jumat jauh lebih lemah dari harapan sehingga memicu menurunnya ekspektasi kenaikan suku bunga oleh The Fed."

Namun, Lukman juga mengingatkan bahwa penguatan rupiah bisa terhambat oleh ketidakpastian terkait pembukaan kembali Selat Hormuz. Ia menambahkan, "Namun, ketidakpastian pembukaan kembali Selat Hormuz bisa menahan penguatan."

Ia memperkirakan pergerakan rupiah akan berada dalam rentang Rp17.800 hingga Rp17.950 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Artikel Terkait