Kabupaten Tangerang - Pertumbuhan suatu kawasan pemukiman tidak hanya ditandai dengan adanya rumah, pusat kuliner, ruang terbuka, atau fasilitas komersial. Sekolah juga memegang peranan penting karena berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari keluarga. Di Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), kehadiran Sekolah Katolik Chevalier menjadi salah satu pilihan baru untuk memenuhi kebutuhan pendidikan tersebut.
Sekolah yang terletak di dekat Milenial Park ini menawarkan pendidikan nasional dengan pendekatan ramah lingkungan serta pembelajaran yang menggabungkan aspek akademik, karakter, lingkungan, seni, dan aktivitas fisik. Lokasi sekolah dirancang berdekatan dengan area residensial, menjadikannya pilihan menarik bagi keluarga yang tinggal di PIK2 dan sekitarnya. Konsep ini telah diperkenalkan sejak awal pembangunan Sekolah Chevalier.
Program Pengayaan untuk Siswa
Kepala Sekolah Katolik Chevalier PIK2, FX Budijuwono, menjelaskan bahwa sekolah ini menyediakan berbagai program pengayaan bagi siswa. “Konsep dari Sekolah Katolik Chevalier, kami banyak memberikan pengayaan-pengayaan kepada para siswa yang bersekolah di sekolah ini,” ungkap Budijuwono.
Salah satu prinsip utama yang diterapkan adalah green school. “Sekolah yang hijau, pohon-pohon yang hidup dan terawat dengan baik,” tambahnya. Selain itu, siswa juga dilibatkan dalam kegiatan berkebun. Aktivitas ini bertujuan untuk memperkenalkan anak-anak pada lingkungan serta menumbuhkan rasa penghargaan terhadap proses produksi pangan. “Anak-anak juga ada konsep berkebun sehingga mengerti bagaimana mereka menghargai hasil pertanian dari yang sederhana dulu,” lanjutnya.
Fasilitas dan Pendekatan Holistik
Konsep tersebut sejalan dengan pendekatan pembelajaran berbasis alam dan lingkungan yang menjadi bagian dari program Sekolah Chevalier. Kegiatan belajar dapat dilakukan di kelas maupun di taman, kebun, dan ruang terbuka. Pada tahun ajaran 2026/2027, Sekolah Katolik Chevalier PIK2 akan menyediakan jenjang taman bermain, taman kanak-kanak, dan sekolah dasar hingga kelas IV. Lingkungan belajar ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas.
Untuk mendukung pembelajaran akademik, terdapat laboratorium komputer, laboratorium sains, dan perpustakaan. Siswa juga memiliki ruang untuk mengeksplorasi minat di bidang musik dan seni. Selain itu, aktivitas fisik didukung oleh playground, lapangan voli, futsal, dan basket. Sekolah Katolik Chevalier PIK2 juga menyediakan ruang serbaguna dan ruang makan bersama, sehingga kegiatan siswa tidak hanya terpusat di dalam kelas.
Budijuwono menekankan pentingnya sinergi antara fasilitas akademis dan nonakademis dengan pendidikan karakter. “Antara akademis dengan pengembangan karakter harus saling bersinergi,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa anak-anak tidak hanya perlu memiliki kemampuan akademik. “Tidak hanya anak di sini sekadar menjadi pandai, tetapi juga mereka harus mengerti karakter bagaimana saling menghargai antara satu sama lain,” imbuhnya.
Oleh karena itu, Chevalier menerapkan pendidikan yang disebut Budijuwono sebagai pendidikan terintegrasi dan holistik. “Bukan hanya untuk pandai, melainkan juga membina karakternya,” tutupnya.