Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
Ekonomi

Semua Bandara InJourney Airports Kembali Beroperasi Setelah Ditutup

Delapan bandara yang sempat ditutup akibat erupsi Gunung Anak Krakatau kini telah beroperasi kembali, termasuk empat bandara yang dikelola oleh InJourney Airports, dengan tetap mengutamakan keselamata...

Lare Ayu 10 September 2026 22 pembaca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
(Foto: dok InJourney)
(Foto: dok InJourney)

PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney mengumumkan bahwa delapan bandara yang ditutup akibat erupsi Gunung Anak Krakatau pada Minggu (6/9) telah kembali beroperasi sepenuhnya. Keputusan ini diambil dengan tetap mempertimbangkan aspek keselamatan dan kesiapsiagaan dalam pelayanan kepada penumpang.

InJourney memastikan bahwa proses pemulihan dan normalisasi operasional di bandara yang dikelolanya, seperti Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Husein Sastranegara, dan Bandara Raden Inten II, berlangsung dengan baik. Selama periode penutupan dari 5 hingga 8 September, sebanyak 4.174 penerbangan terdampak, yang berimplikasi pada perjalanan 455.754 penumpang. Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi yang paling terdampak dalam hal operasional.

Keamanan Penumpang Jadi Prioritas Utama

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menyatakan bahwa keselamatan dan keamanan penumpang menjadi dasar utama dalam setiap keputusan operasional yang diambil. "Keselamatan dan keamanan penumpang senantiasa menjadi prioritas utama kami. Setiap keputusan operasional dilakukan berdasarkan asesmen menyeluruh dan pemantauan berkala, dengan mempertimbangkan kondisi abu vulkanik, hasil paper test, serta informasi dan rekomendasi dari BMKG, AirNav Indonesia, VAAC Darwin, regulator, dan otoritas penerbangan," ungkap Maya dalam keterangan resmi pada Rabu (9/9).

Setelah melalui serangkaian asesmen dan pemeriksaan keselamatan, Bandara Soekarno-Hatta kembali beroperasi pada 8 September 2026 pukul 00.30 WIB. Bandara-bandara lainnya juga dibuka secara bertahap, setelah BMKG menyatakan bahwa area bandara telah dinyatakan negatif dari paparan abu vulkanik.

Strategi Mitigasi dan Layanan Penumpang

Selama masa penutupan, InJourney Airports menerapkan berbagai strategi mitigasi untuk menjaga konektivitas penerbangan nasional dan meminimalkan dampak terhadap mobilitas masyarakat. Salah satu langkah yang diambil adalah pengalihan penerbangan ke bandara alternatif, seperti Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Adi Soemarmo Solo, Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara Kertajati.

Bandara Kertajati menerima sejumlah penerbangan domestik dan internasional yang dialihkan, dengan dukungan konektivitas lanjutan menuju Jakarta melalui layanan DAMRI dan Whoosh. Sementara itu, Yogyakarta International Airport disiapkan sebagai bandara alternatif untuk pesawat berbadan lebar dengan dukungan transportasi darat.

Maya menjelaskan bahwa langkah-langkah yang diambil oleh InJourney bertujuan untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap terhubung. "Ketika suatu bandara harus ditutup demi keselamatan, kami mengoptimalkan jaringan bandara lain beserta konektivitas transportasi darat agar mobilitas masyarakat tetap terjaga," jelasnya.

InJourney Airports juga mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA) untuk mendukung penumpang yang terdampak selama periode gangguan operasional. Layanan ini mencakup penyediaan shuttle bus gratis di Bandara Soekarno-Hatta, makanan dan minuman ringan, area peristirahatan tambahan, hingga posko siaga untuk pelayanan penumpang di setiap bandara. Semua layanan tersebut diberikan tanpa biaya bagi penumpang yang memenuhi ketentuan.

Dengan beroperasinya kembali seluruh bandara, InJourney berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan dan kesiapsiagaan operasional untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan penumpang. Bersama dengan Kementerian Perhubungan, BMKG, AirNav Indonesia, maskapai, dan pemangku kepentingan lainnya, InJourney terus memantau kondisi ruang udara dan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Meskipun operasional penerbangan telah kembali berjalan, prinsip kehati-hatian tetap diterapkan mengingat sebaran abu vulkanik dapat berubah mengikuti dinamika aktivitas vulkanik dan arah angin. Maya juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas kesabaran dan pengertian mereka saat operasional penerbangan dihentikan sementara.

Dalam fase pemulihan dan normalisasi saat ini, InJourney berupaya mengurai seluruh dampak operasional dan mendukung mobilitas masyarakat agar kembali normal. "Bersama InJourney Airports, kami akan terus hadir di lapangan, memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholders serta memastikan proses pemulihan berjalan optimal serta memastikan setiap perjalanan penumpang dapat berlangsung dengan rasa aman dan nyaman," tutup Maya.

Artikel Terkait