Update
News

Soffell Gelar Edukasi Pencegahan DBD di ASEAN Dengue Day 2026

Soffell, bersama Enesis Group dan sejumlah instansi pemerintah, mengadakan program edukasi untuk mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD) di Jakarta dalam rangka ASEAN Dengue Day 2026.

Lare Ayu 31 July 2026 3 pembaca jpnn.com jpnn.com
Hadir di ASEAN Dengue Day, Soffell Beri Edukasi Pencegahan DBD
Hadir di ASEAN Dengue Day, Soffell Beri Edukasi Pencegahan DBD

Enesis Group melalui merek Soffell, berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, serta Dinas Pendidikan Jakarta, melaksanakan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bertajuk 'Asean Dengue Day 2026'. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung upaya promotif dan preventif dalam pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia.

Edukasi Interaktif di Sekolah Dasar

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Enesis Group mengadakan roadshow edukasi di beberapa sekolah dasar, termasuk SDN 03 & 05 Tanah Tinggi, SDN 20 Utan Kayu Selatan, dan SDN 02 Mampang Prapatan. Program ini menyuguhkan edukasi interaktif mengenai Gerakan 3M+, yang mencakup Menguras, Menutup, dan Mendaur Ulang, serta pentingnya melindungi diri dari gigitan nyamuk dengan menggunakan lotion antinyamuk Soffell. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mendukung target Indonesia Zero Dengue Death 2030.

Dengan tema “Indonesia Pionir Gerakan Bebas Dengue di ASEAN”, inisiatif ini bertujuan untuk membangun kesadaran akan pencegahan DBD sejak usia dini di kalangan siswa. Enesis Group memperkenalkan solusi perlindungan diri yang praktis dan efektif, di mana Soffell dikenal sebagai produk penolak nyamuk dalam bentuk lotion dan spray yang memberikan perlindungan hingga 8 jam. Produk ini dirancang agar tidak membuat kulit kering, tidak lengket, dan memiliki aroma lembut, sehingga nyaman digunakan sepanjang hari.

Komitmen Enesis Group dalam Pencegahan DBD

Kehadiran Soffell di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi pelengkap penting dalam upaya pencegahan DBD. Gerakan 3M+ berfokus pada pembersihan lingkungan dari sarang nyamuk, sedangkan perlindungan diri berfungsi untuk melindungi tubuh dari gigitan nyamuk pembawa virus dengue. Keduanya saling melengkapi dalam upaya pencegahan penyakit ini.

RM Ardiantara, Kepala Sumber Daya Manusia, Layanan, dan Hubungan Masyarakat Enesis Group, menyatakan bahwa produk perlindungan diri seperti Soffell merupakan salah satu bentuk dukungan perusahaan terhadap pencegahan DBD. “Kami berharap Gerakan 3M+ tidak hanya menjadi jargon, tetapi juga menjadi kebiasaan yang diterapkan di sekolah, di rumah, dan di lingkungan masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa Enesis Group berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi yang mendukung kesehatan masyarakat.

“Sebagai perusahaan Indonesia yang juga beroperasi di beberapa negara ASEAN, kami berharap semangat Gerakan Bebas Dengue yang dimulai dari Indonesia dapat menginspirasi inisiatif serupa di negara-negara ASEAN lainnya,” tambahnya.

Pada acara puncak ASEAN Dengue Day 2026 yang berlangsung di Perpustakaan Nasional RI, Soffell juga mengundang public figure Ririn Ekawati untuk berpartisipasi dalam kegiatan edukasi interaktif. Para siswa yang terlibat tidak hanya belajar tentang 3M+, tetapi juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya melindungi diri dari gigitan nyamuk, terutama saat beraktivitas di luar rumah. Melalui kolaborasi ini, Enesis Group berharap Gerakan 3M+ dan perlindungan diri dapat berjalan beriringan sebagai upaya komprehensif dalam mencegah DBD.

Artikel Terkait