Update
Di Balik Narasi “Reformasi Jilid 2”: Publik Mulai Pertanyakan Kejelasan Agenda dan Tujuan Gerakan Ditengah Isu Prabowo Mau Digulingkan, Suara Tokoh Agama Justru Bikin Adem Dosen dan Mahasiswa Pilih “Pesta Panen”, Tolak Narasi “Pesta Babi” Timnas Indonesia ke Semifinal Piala AFF U-19, Nova Arianto Minta Pemain Jaga Fokus PURBAYA BEBERKAN PENYEBAB INVESTOR MULAI MENJAUH, BUKAN PROGRAM MGB YANG DINILAI JADI MASALAH UTAMA Kasus Andrie Yunus: Komparasi Fakta, Kronologi, dan Tuntutan Hukuman yang Menuai Sorotan Kenapa Setiap Negara yang Ingin Mandiri Selalu Menghadapi Tekanan? Belajar dari Soekarno hingga Prabowo Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua Di Balik Narasi “Reformasi Jilid 2”: Publik Mulai Pertanyakan Kejelasan Agenda dan Tujuan Gerakan Ditengah Isu Prabowo Mau Digulingkan, Suara Tokoh Agama Justru Bikin Adem Dosen dan Mahasiswa Pilih “Pesta Panen”, Tolak Narasi “Pesta Babi” Timnas Indonesia ke Semifinal Piala AFF U-19, Nova Arianto Minta Pemain Jaga Fokus PURBAYA BEBERKAN PENYEBAB INVESTOR MULAI MENJAUH, BUKAN PROGRAM MGB YANG DINILAI JADI MASALAH UTAMA Kasus Andrie Yunus: Komparasi Fakta, Kronologi, dan Tuntutan Hukuman yang Menuai Sorotan Kenapa Setiap Negara yang Ingin Mandiri Selalu Menghadapi Tekanan? Belajar dari Soekarno hingga Prabowo Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua
News

Surat Harapan Seorang Siswa SD untuk Presiden Prabowo

Seorang siswa kelas 5 SD bernama Alkhalifi Muhammad Marfen menulis surat kepada Presiden Prabowo Subianto, menyampaikan rasa terima kasih atas program Makan Bergizi Gratis yang diterimanya.

Gyan Kusuma 17 May 2026 13 pembaca liputan6.com liputan6.com
Surat Harapan Seorang Siswa SD untuk Presiden Prabowo
Marfen yang masih duduk di kelas 5 SD di MI Darussalam, Sidoarjo, menulis surat penuh kepolosan dan harapan untuk Prresiden Prabowo. (Foto: Instagram Presiden Republik Indonesia)

Seorang siswa Sekolah Dasar asal Surabaya, Alkhalifi Muhammad Marfen, menulis surat sederhana untuk Presiden Prabowo Subianto. Dalam surat tersebut, Marfen mengungkapkan rasa syukurnya atas program Makan Bergizi Gratis yang ia terima di sekolahnya, MI Darussalam, Sidoarjo.

Marfen, yang saat ini duduk di kelas 5, menyatakan kebahagiaannya karena mendapatkan makanan bergizi dari program pemerintah yang dinilai sangat bermanfaat. “Terima kasih bapak atas makan bergizi gratis. Saya senang menerimanya karena makanannya bergizi,” tulis Marfen dalam suratnya yang diunggah di akun Instagram Presiden Republik Indonesia pada Minggu, 17 Mei 2026.

Keinginan untuk Bertemu Presiden

Selain mengucapkan terima kasih, Marfen juga menyampaikan harapannya untuk dapat bertemu langsung dengan Prabowo. Ia berharap bisa mengikuti upacara Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus di Istana Negara, sebuah momen yang selama ini hanya bisa ia saksikan di televisi. “Saya sangat ingin bertemu dengan Bapak Presiden dan ikut upacara 17 Agustus 1945 di Istana Negara, karena cuma bisa melihat di TV,” tulisnya.

Di akhir suratnya, Marfen mendoakan agar Presiden Prabowo selalu diberikan kesehatan. “Terima kasih Bapak Presiden, sehat selalu,” tutupnya. Berikut adalah isi lengkap surat dari Marfen untuk Prabowo:

"Surabaya
Tanggal 29 Maret 2026
Kepada Bapak yang terhormat,
Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto
Dengan hormat, Bapak Presiden
Perkenalkan nama saya Alkhalifi Muhammad Marfen, umur 11 tahun, kelas 5 SD bersekolah di MI Darussalam, Jl. H. Noor No. 9, Sugih Waras Candi, Sidoarjo, alamat saya Jl. Jemur Gayungan I No. 133 C, Surabaya.
Terima kasih bapak atas makan bergizi gratis. Saya senang menerimanya, karena makanannya bergizi. Saya sangat ingin bertemu dengan Bapak Presiden dan ikut upacara 17 Agustus 1945 di Istana Negara, karena saya cuma bisa lihat di TV.
Terima kasih Bapak Presiden, sehat selalu.
Nama saya: Marfen
Kelas: 5 SD"

Komitmen Presiden Prabowo untuk Program MBG

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus dilanjutkan. Ia mengakui pentingnya program tersebut dan menekankan perlunya penertiban untuk mencegah penyelewengan. “MBG, Makan Bergizi Gratis akan kita teruskan, tapi kita harus tertibkan ke dalam. Tidak boleh ada penyelewengan ya,” ucap Prabowo saat menghadiri Panen Raya Jagung dan Launching 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Prabowo menjelaskan bahwa program MBG sangat strategis bagi masyarakat Indonesia dan menekankan bahwa pertanian dan perikanan dalam negeri dapat mendukung program pemerintah. “MBG begitu penting begitu strategis untuk rakyat. Dengan Koperasi Merah Putih, MBG Desa Nelayan, ditopang oleh kemampuan pertanian kita, ditopang oleh perikanan kita,” jelasnya.

Ia juga memastikan bahwa produksi pangan dalam negeri dalam kondisi aman, mulai dari karbohidrat, protein, hingga pakan ternak. “Produksi pangan kita aman, karbohidrat aman, protein aman, ternak, jagung strategis untuk pakan ternak. Jadi kedaulatan kita terjaga dan diamankan,” ungkap Prabowo.

Prabowo menambahkan bahwa setiap program pasti memiliki tantangan, termasuk MBG, dan ia berkomitmen untuk menertibkan masalah yang muncul. “MBG banyak masalah, kita harus tertibkan,” tegasnya. Ia menyadari bahwa dalam setiap program, ada individu yang mungkin kehilangan integritas saat berurusan dengan uang, dan ia berjanji untuk menindak tegas mereka yang melanggar.

“Manusia Indonesia, kita mengertilah penyakit kita. Di antara unsur-unsur pimpinan kita hatinya tidak kuat, integritasnya tidak kuat, imannya tidak kuat berurusan dengan uang. Tapi dia lupa, tapi saya sudah katakan pemerintah saya tidak ragu-ragu siapapun yang melanggar, yang menyimpang, yang menyalahkan kewenangan akan kita bersihkan. Copot dari jabatan!” tegas Prabowo.

Artikel Terkait