Update
Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen
Politik

Tamsil Linrung Menyampaikan Pesan kepada Prabowo Terkait Polemik Ijazah Gibran

Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung mengingatkan Presiden Prabowo Subianto untuk tetap fokus pada tugas konstitusionalnya di tengah isu ijazah Gibran Rakabuming Raka pasca putusan Mahkamah Konstitusi.

Karim Abinaya 21 October 2026 57 pembaca fajar.co.id fajar.co.id
Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung
Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung

Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, meminta agar Presiden Prabowo Subianto tetap berkonsentrasi menjalankan tugas konstitusionalnya di tengah dinamika politik yang terjadi, termasuk polemik mengenai ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka setelah keputusan dari Mahkamah Konstitusi. Permintaan ini disampaikan Tamsil saat bertemu dengan sejumlah jurnalis di Kantor Perwakilan DPD RI Provinsi Sulawesi Selatan pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Pertemuan tersebut menjadi wadah untuk mendiskusikan kondisi bangsa, stabilitas pemerintahan, serta konsistensi penegakan hukum. Tamsil menegaskan, “Kami mendukung agar Presiden tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya hingga selesai.” Ia berpendapat bahwa perkembangan politik yang ada tidak seharusnya mengalihkan perhatian pemerintah dari agenda pembangunan dan penyelesaian masalah yang dihadapi masyarakat.

Pentingnya Stabilitas Pemerintahan dan Penegakan Hukum

Menurut Tamsil, keberlangsungan pemerintahan harus dijaga agar program-program prioritas dapat dilaksanakan sesuai rencana. Namun, ia juga menyatakan bahwa menjaga stabilitas pemerintahan tidak berarti persoalan hukum dapat diabaikan. Tamsil menegaskan pentingnya pemerintah untuk menunjukkan komitmen terhadap penegakan hukum yang konsisten dan serius.

Memasuki tahun kedua pemerintahan Prabowo-Gibran, Tamsil menilai bahwa pelaksanaan program prioritas harus sejalan dengan upaya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara. Ia menyampaikan, “Pemerintahan harus tetap fokus menjalankan program-program prioritas, tetapi pada saat yang sama penegakan hukum juga harus dilakukan secara serius. Keduanya penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.”

Penyelesaian Masalah Melalui Mekanisme Hukum

Polemik mengenai syarat pendidikan Gibran menjadi salah satu isu yang mewarnai dinamika politik nasional saat ini. Dalam konteks ini, Tamsil menekankan pentingnya penyelesaian masalah melalui jalur hukum dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Ia mengingatkan bahwa penegakan hukum adalah aspek fundamental dalam penyelenggaraan negara.

Oleh karena itu, setiap masalah yang muncul perlu ditangani secara tepat melalui jalur yang ada, bukan dengan mengabaikan prosedur hukum. Pendekatan ini mengedepankan dua kepentingan yang harus diperhatikan oleh pemerintah: menjaga agar roda pemerintahan tetap berjalan dan memastikan penegakan hukum tetap konsisten. Tamsil berpendapat bahwa kedua hal ini tidak perlu dipertentangkan. Pemerintah harus menjalankan mandat rakyat, sementara setiap persoalan hukum harus ditangani dengan serius sesuai dengan aturan yang berlaku.

Artikel Terkait