Update
Virus ALTNV: Penemuan Baru yang Mengguncang Dunia Ilmu Pengetahuan Penurunan Drastis Saham Bayan Setelah Isu Akuisisi Haji Isam Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Virus ALTNV: Penemuan Baru yang Mengguncang Dunia Ilmu Pengetahuan Penurunan Drastis Saham Bayan Setelah Isu Akuisisi Haji Isam Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor
News

Tindakan Tegas Mas Dar: Pemecatan 66 Pegawai PPPK Program Makan Bergizi Gratis

Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, mengambil langkah tegas dengan memberhentikan 66 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang terlibat dalam pelanggaran disiplin. Pemecatan ini dilaku...

Yoga Samadhi 08 August 2026 42 pembaca jpnn.com jpnn.com
Mas Dar Tidak Main-main, Memecat PPPK, Jumlahnya Lumayan Banyak
Mas Dar Tidak Main-main, Memecat PPPK, Jumlahnya Lumayan Banyak

JAKARTA - Dalam upaya memperbaiki pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, telah mengambil langkah tegas dengan memberhentikan 66 Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebagai kepala dapur MBG, terhitung sejak 7 Agustus 2026. Pemecatan ini dilakukan karena tindakan indisipliner yang dilakukan oleh para pegawai tersebut.

Dalam konferensi pers yang diadakan di Jakarta pada hari Jumat, Mas Dar menjelaskan bahwa pihaknya telah memproses pemberhentian dan pembinaan terhadap 66 kepala dapur MBG. "Per hari ini kami telah memproses pemberhentian dan pembinaan SPPI atau kepala dapur MBG, sebanyak 66 kasus dalam proses, jadi diberhentikan secara tidak hormat karena tindakan indisipliner, yakni tidak berada di tempat (dapur MBG) lebih dari 10 hari secara berturut-turut," ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa terdapat kasus-kasus lain yang melibatkan penipuan dan judi online.

Pelanggaran yang Ditemukan

Mas Dar melanjutkan bahwa selain pemecatan, BGN juga sedang melakukan pembinaan terhadap 60 SPPI lainnya akibat konflik yang terjadi antara mitra dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab atas distribusi MBG. "Ada yang kemudian terbukti melakukan tindak pidana hanky-panky (penipuan) dan kemudian ada yang minta duit lah, ini lah, maka akibat permainan ini, 66 sudah kami proses pemberhentian sebagai ASN PPPK," jelasnya.

Ia mencatat bahwa total 117 kepala dapur MBG yang diberhentikan dan dibina tersebar di berbagai daerah, termasuk Jawa Barat, Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. "Mereka semua kami berhentikan karena tindakan indisipliner, kemudian tidak hadir, ada juga kasus keracunan MBG yang berulang, ini menjadi salah satu alasan kami memproses pemberhentian secara tidak hormat kepada kepala dapur yang melakukan pelanggaran," tuturnya.

Langkah Perbaikan Program MBG

Dalam rangka meningkatkan kualitas dan pengelolaan Program MBG, Mas Dar juga menginstruksikan kepada seluruh staf yang bekerja di dapur untuk melakukan Cek Kesehatan Gratis (CKG) agar mereka memahami kondisi kesehatan masing-masing. "Kami juga sudah memerintahkan ke seluruh dapur sebelum memulai pekerjaan. Seluruh karyawan, pegawai, relawan, harus dicek suhunya, ditanya apakah ada diare, sakit perut, dan lain-lain," tambah Sudaryono.

Artikel Terkait