Dukungan Terbuka Lewat Truth Social
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara terbuka menyampaikan dukungannya kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menjelang pemilu parlemen Israel (Knesset) yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober 2026. Pernyataan ini menandai perubahan sikap Trump, yang sebelumnya sempat terkesan enggan memberikan dukungan politik bagi politisi sayap kanan jauh tersebut.
Dukungan penuh itu diunggah langsung oleh Trump melalui akun platform media sosial miliknya, Truth Social, pada Senin (19/10/2026). Dalam unggahannya, Trump memuji kepemimpinan Netanyahu di tengah tekanan politik domestik maupun internasional.
"Bibi Netanyahu kuat, berani, dan cemerlang dalam menghadapi oposisi yang luar biasa, termasuk yang datang dari Israel sendiri," tulis Trump.
Penegasan Kemitraan AS dan Israel
Trump menegaskan bahwa Netanyahu merupakan figur pemimpin yang ideal bagi AS dalam menjaga hubungan strategis dengan Israel. Ia meminta pernyataan tertulisnya dipandang sebagai bentuk sokongan penuh bagi kepemimpinan Netanyahu dalam kontestasi politik mendatang.
"Inilah mitra yang diinginkan Amerika Serikat dari Israel, negara yang telah sering dibantu. Mohon izinkan surat ini untuk mewakili dukungan penuh dan total saya untuk Bibi Netanyahu dalam pemilu sebagai Perdana Menteri Israel mendatang," ungkapnya.
Pemilu Pertama Pascaserangan 7 Oktober 2023
Pemilu parlemen pada 27 Oktober 2026 mendatang akan menjadi pemilu nasional pertama yang digelar di Israel sejak peristiwa serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.
Hasil pemungutan suara ini dipandang sangat krusial karena akan menentukan peta politik Israel secara keseluruhan: apakah Benjamin Netanyahu berhasil mempertahankan kursi kekuasaannya atau justru tumbang oleh kubu oposisi yang menjanjikan era baru.