Update
Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen
Ekonomi

Uji Coba Rekening Bansos Ditetapkan pada Kuartal Pertama 2027

Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital, Luhut Binsar Pandjaitan, menargetkan pelaksanaan uji coba rekening untuk penyaluran bantuan sosial pada kuartal pertama tahun 2027 setelah pembenahan data...

Aruna Sasmita 10 September 2026 52 pembaca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah Luhut Binsar Pandjaitan menargetkan uji coba rekening penyaluran bantuan sosial pada kuartal I 2027. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki).
Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah Luhut Binsar Pandjaitan menargetkan uji coba rekening penyaluran bantuan sosial pada kuartal I 2027. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki).

Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Pandjaitan, mengumumkan bahwa uji coba rekening untuk penyaluran bantuan sosial (bansos) direncanakan akan dilakukan pada kuartal pertama tahun 2027. Luhut menjelaskan bahwa saat ini pemerintah masih fokus pada penyelesaian pembenahan dan pemadanan data penerima bansos sepanjang tahun ini. Setelah data tersebut dianggap lebih siap, uji coba distribusi rekening akan dimulai pada awal tahun depan.

"Kalau didistribusikan kita uji coba nanti pada kuartal I tahun depan. Jadi tahun ini kita menyelesaikan semua data ini supaya lebih tertib," kata Luhut dalam konferensi pers yang berlangsung pada hari Kamis, 10 September.

Digitalisasi Perlindungan Sosial

Pembukaan rekening ini merupakan bagian dari upaya digitalisasi perlindungan sosial yang sedang disiapkan oleh pemerintah. Sistem perlindungan sosial digital diharapkan dapat diluncurkan secara nasional pada minggu ketiga bulan Oktober 2026, dengan tingkat kesiapan yang diperkirakan mencapai sekitar 80 persen.

Luhut juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi agar seluruh masyarakat memiliki rekening bank. Rekening tersebut akan menjadi salah satu cara untuk menyalurkan bantuan pemerintah secara langsung kepada masyarakat. "Presiden (Prabowo Subianto) kemarin juga kebetulan sudah berikan instruksi untuk semua punya bank account. Karena pada akhirnya nanti kita tidak subsidi produk lagi, tapi subsidi langsung diberikan pada rakyat," ungkapnya.

Program Bantuan untuk Masyarakat Miskin

Program ini ditargetkan untuk menjangkau sekitar 50 juta masyarakat yang tergolong termiskin di Indonesia. "Itu arahan presiden. Nah, dengan begitu membawa keadilan. Ya, memberi keadilan kepada masyarakat kita. Masyarakat termiskin yang ada tadi 50 juta ya, 50 juta itu sudah pasti akan diberikan," jelas Luhut.

Lebih lanjut, Luhut menyatakan bahwa pemerintah masih dalam tahap menyiapkan mekanisme penggunaan dana bantuan yang akan diterima di rekening tersebut. Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah pemberian kupon atau pembatasan penggunaan dana agar hanya digunakan untuk kebutuhan pokok dan tidak untuk judi online. "Kita masih mikir apakah nanti berikan kupon sehingga tidak boleh judi online. Jadi, hanya mungkin bayar listrik, bayar beras, bayar bensin, segala macam. Jadi, di lapangan nanti akan jadi market mechanism. Jadi, membuat kita lebih transparan," tuturnya.

Luhut menekankan pentingnya pembenahan data penerima bansos yang ditargetkan selesai tahun ini, sehingga uji coba distribusi rekening pada kuartal pertama 2027 dapat dilakukan dengan data yang lebih teratur.

Artikel Terkait