Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
Ekonomi

Uji Coba Rekening Bansos Ditetapkan pada Kuartal Pertama 2027

Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital, Luhut Binsar Pandjaitan, menargetkan pelaksanaan uji coba rekening untuk penyaluran bantuan sosial pada kuartal pertama tahun 2027 setelah pembenahan data...

Aruna Sasmita 10 September 2026 17 pembaca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah Luhut Binsar Pandjaitan menargetkan uji coba rekening penyaluran bantuan sosial pada kuartal I 2027. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki).
Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah Luhut Binsar Pandjaitan menargetkan uji coba rekening penyaluran bantuan sosial pada kuartal I 2027. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki).

Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Pandjaitan, mengumumkan bahwa uji coba rekening untuk penyaluran bantuan sosial (bansos) direncanakan akan dilakukan pada kuartal pertama tahun 2027. Luhut menjelaskan bahwa saat ini pemerintah masih fokus pada penyelesaian pembenahan dan pemadanan data penerima bansos sepanjang tahun ini. Setelah data tersebut dianggap lebih siap, uji coba distribusi rekening akan dimulai pada awal tahun depan.

"Kalau didistribusikan kita uji coba nanti pada kuartal I tahun depan. Jadi tahun ini kita menyelesaikan semua data ini supaya lebih tertib," kata Luhut dalam konferensi pers yang berlangsung pada hari Kamis, 10 September.

Digitalisasi Perlindungan Sosial

Pembukaan rekening ini merupakan bagian dari upaya digitalisasi perlindungan sosial yang sedang disiapkan oleh pemerintah. Sistem perlindungan sosial digital diharapkan dapat diluncurkan secara nasional pada minggu ketiga bulan Oktober 2026, dengan tingkat kesiapan yang diperkirakan mencapai sekitar 80 persen.

Luhut juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi agar seluruh masyarakat memiliki rekening bank. Rekening tersebut akan menjadi salah satu cara untuk menyalurkan bantuan pemerintah secara langsung kepada masyarakat. "Presiden (Prabowo Subianto) kemarin juga kebetulan sudah berikan instruksi untuk semua punya bank account. Karena pada akhirnya nanti kita tidak subsidi produk lagi, tapi subsidi langsung diberikan pada rakyat," ungkapnya.

Program Bantuan untuk Masyarakat Miskin

Program ini ditargetkan untuk menjangkau sekitar 50 juta masyarakat yang tergolong termiskin di Indonesia. "Itu arahan presiden. Nah, dengan begitu membawa keadilan. Ya, memberi keadilan kepada masyarakat kita. Masyarakat termiskin yang ada tadi 50 juta ya, 50 juta itu sudah pasti akan diberikan," jelas Luhut.

Lebih lanjut, Luhut menyatakan bahwa pemerintah masih dalam tahap menyiapkan mekanisme penggunaan dana bantuan yang akan diterima di rekening tersebut. Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah pemberian kupon atau pembatasan penggunaan dana agar hanya digunakan untuk kebutuhan pokok dan tidak untuk judi online. "Kita masih mikir apakah nanti berikan kupon sehingga tidak boleh judi online. Jadi, hanya mungkin bayar listrik, bayar beras, bayar bensin, segala macam. Jadi, di lapangan nanti akan jadi market mechanism. Jadi, membuat kita lebih transparan," tuturnya.

Luhut menekankan pentingnya pembenahan data penerima bansos yang ditargetkan selesai tahun ini, sehingga uji coba distribusi rekening pada kuartal pertama 2027 dapat dilakukan dengan data yang lebih teratur.

Artikel Terkait