Update
News

UMJ Terima 1.400 Pendaftar Mahasiswa Internasional dari 44 Negara

Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) mencatatkan antusiasme besar dari calon mahasiswa internasional dengan 1.400 pendaftar dari 44 negara untuk Tahun Akademik 2026.

Aruna Sasmita 31 July 2026 12 pembaca jpnn.com jpnn.com
UMJ Seleksi 1.400 Calon Mahasiswa Internasional dari 44 Negara
UMJ Seleksi 1.400 Calon Mahasiswa Internasional dari 44 Negara

Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menunjukkan minat yang tinggi dari calon mahasiswa internasional dalam proses Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) untuk Tahun Akademik 2026. Sebanyak 1.400 calon mahasiswa dari 44 negara mengikuti seleksi untuk bergabung dengan komunitas akademik UMJ.

Seluruh pendaftar akan menjalani dua tahap seleksi, yaitu seleksi administrasi dan wawancara. Dari jumlah tersebut, UMJ akan memilih 40 mahasiswa internasional terbaik yang akan melanjutkan studi di berbagai program yang ditawarkan. Kuota ini terdiri dari 30 mahasiswa untuk Program Magister dan 10 mahasiswa untuk Program Sarjana.

Pentingnya Program Magister

Program Magister menjadi prioritas karena dianggap dapat mempercepat pencapaian akademik melalui publikasi ilmiah yang diakui secara internasional, memperluas kerja sama penelitian dengan berbagai negara, serta meningkatkan reputasi akademik UMJ di kancah global.

Wakil Rektor III UMJ, Tria Atika Endah Permatasari, menyatakan bahwa pencapaian ini sangat membanggakan dan merupakan amanah besar bagi UMJ. Dia menambahkan bahwa kepercayaan dari calon mahasiswa dari 44 negara menunjukkan bahwa reputasi UMJ semakin dikenal di tingkat internasional.

Strategi Meningkatkan Kerja Sama Internasional

Tria menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari berbagai strategi yang dilakukan secara berkelanjutan. Strategi pertama adalah memperkuat kerja sama internasional dengan universitas, lembaga pendidikan, dan organisasi di seluruh dunia. Selanjutnya, strategi kedua adalah meningkatkan visibilitas UMJ melalui promosi digital, media sosial, webinar internasional, dan partisipasi dalam pameran pendidikan global.

Strategi ketiga mencakup pengembangan program internasional, termasuk kelas berbahasa Inggris, pertukaran mahasiswa, dan kolaborasi penelitian. Selain itu, UMJ juga berupaya menyediakan layanan yang ramah bagi mahasiswa internasional, mulai dari proses penerimaan hingga adaptasi di lingkungan kampus.

Tria menambahkan bahwa UMJ akan terus memperkuat internasionalisasi dengan memperluas jaringan kemitraan, menambah program studi yang menarik secara internasional, serta meningkatkan jumlah mata kuliah berbahasa Inggris. Upaya lain termasuk mengoptimalkan pusat studi bahasa, mengembangkan program dual degree, penelitian bersama, pertukaran mahasiswa, serta kursus musim panas.

Dia berharap kehadiran mahasiswa internasional dapat meningkatkan reputasi global UMJ dan menciptakan lingkungan akademik yang multikultural, kaya akan pertukaran ilmu, pengalaman, dan budaya. Interaksi antara mahasiswa Indonesia dan internasional diharapkan dapat memperluas wawasan global, memperkuat toleransi, serta meningkatkan kompetensi lulusan agar siap bersaing di tingkat internasional.

Tria juga berharap mahasiswa internasional dapat menjadi duta UMJ di negara mereka masing-masing, sehingga semakin banyak generasi muda dari berbagai negara mengenal dan memilih UMJ sebagai tujuan pendidikan tinggi. Dia menegaskan bahwa UMJ akan terus berkomitmen untuk menjadi universitas yang unggul, berdaya saing global, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa serta peradaban dunia melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Artikel Terkait