Update
Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM
Teknologi

WhatsApp Bertransformasi Menjadi Alat Pembelajaran bagi Pekerja

WhatsApp kini berfungsi lebih dari sekadar aplikasi komunikasi, dengan mulai dimanfaatkan untuk pembelajaran pekerja yang menghadapi kendala akses pelatihan tradisional.

Aruna Sasmita 20 August 2026 57 pembaca inews.id inews.id
Advertisement
Advertisement

JAKARTA, iNews.id - Aplikasi WhatsApp saat ini tidak hanya digunakan untuk berinteraksi, tetapi juga mulai dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran bagi para pekerja. Inisiatif ini dianggap mampu membantu mereka yang mengalami kesulitan dalam mengakses pelatihan konvensional.

Menurut studi regional yang dilakukan oleh International Labour Organization (ILO) pada tahun 2026, hanya 12,6 persen dari populasi usia kerja di kawasan Asia dan Pasifik yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran terstruktur. Temuan ini menunjukkan adanya kebutuhan untuk model pembelajaran yang lebih fleksibel, mudah diakses, dan berbasis modul.

Kebutuhan Model Pembelajaran yang Fleksibel

Kebutuhan akan pendekatan pembelajaran baru semakin mendesak seiring dengan perubahan di dunia kerja yang dipicu oleh kemajuan teknologi, perubahan regulasi, tuntutan keterampilan, serta kebutuhan akan praktik bisnis yang bertanggung jawab. Bagi pekerja di garis depan, seperti yang bekerja di pabrik, perkebunan, atau lokasi kerja yang tersebar, akses terhadap email perusahaan, komputer, atau platform pembelajaran internal sering kali tidak tersedia secara konsisten. Dalam konteks ini, WhatsApp dapat berfungsi sebagai salah satu saluran yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari mereka.

Pentingnya Pemahaman dan Respons

“Tantangannya bukan sekadar bagaimana menyampaikan informasi kepada pekerja. Yang lebih penting adalah menciptakan cukup banyak kesempatan bagi mereka untuk memahami, merespons, dan menghubungkan informasi tersebut dengan apa yang mereka alami di tempat kerja," ungkap Arvinda Tripradopo, Co-Founder dan CEO Pingtar, dalam keterangan pers yang dirilis pada Kamis (20/8/2026).

Artikel Terkait