Update
Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia
News

Ade Armando dan Abu Janda Dilaporkan ke Polisi, Polda Metro Jaya Ungkap Isi Laporan

Polda Metro Jaya sedang menyelidiki laporan terhadap Ade Armando dan Abu Janda terkait dugaan pemotongan video ceramah Jusuf Kalla.

Kalula Putri 21 April 2026 10 pembaca liputan6.com liputan6.com
Ade Armando dan Abu Janda Dilaporkan ke Polisi, Polda Metro Jaya Ungkap Isi Laporan
liputan6.com
Polda Metro Jaya kini tengah melakukan penyelidikan atas laporan yang diajukan terkait dugaan pemotongan video ceramah yang disampaikan oleh Jusuf Kalla. Dua individu, yaitu Ade Armando dan Permadi Arya, yang lebih dikenal dengan sebutan Abu Janda, dilaporkan karena konten yang mereka sajikan dianggap dapat menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Laporan ini berfokus pada konten yang dianggap memanipulasi pernyataan Jusuf Kalla, yang dapat memicu reaksi negatif dari publik. Penyelidikan dilakukan untuk menilai apakah tindakan tersebut melanggar hukum dan berpotensi merugikan pihak lain. Polda Metro Jaya mengumpulkan bukti dan keterangan dari berbagai sumber untuk mendalami kasus ini lebih lanjut. Dengan adanya laporan ini, pihak kepolisian berkomitmen untuk menindaklanjuti sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Proses penyelidikan diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai situasi ini dan menentukan langkah selanjutnya yang akan diambil oleh pihak berwenang.
Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait