Update
Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia
News

Ahmad Al Misry Menyangkal Tuduhan Pencabulan dan Minta Bukti

Syekh Ahmad Al Misry menolak tuduhan pencabulan terhadap santri dan siap membuktikan kebenarannya melalui jalur hukum.

Lare Ayu 22 April 2026 15 pembaca liputan6.com liputan6.com
Ahmad Al Misry Menyangkal Tuduhan Pencabulan dan Minta Bukti
liputan6.com
Syekh Ahmad Al Misry telah membantah tuduhan pencabulan yang ditujukan kepadanya terkait dengan santri. Ia menyatakan bahwa ia siap untuk menghadapi tuduhan tersebut dan meminta agar pihak yang menuduh menunjukkan bukti yang ada.

Dalam pernyataannya, Ahmad Al Misry menegaskan bahwa ia tidak melakukan tindakan yang dituduhkan dan berkomitmen untuk membela diri melalui proses hukum. Ia mengajak semua pihak untuk menunggu hasil dari jalur hukum yang akan diambilnya, sehingga kebenaran dapat terungkap.

Kasus ini menarik perhatian publik, dan Ahmad Al Misry berharap agar proses hukum berjalan transparan. Ia menginginkan agar semua pihak dapat melihat bukti yang ada, sehingga tidak ada kesalahpahaman yang berkelanjutan.

Dengan bantahan ini, Ahmad Al Misry menegaskan bahwa ia akan terus berjuang untuk membersihkan namanya dari tuduhan yang dianggapnya tidak berdasar. Perkembangan selanjutnya dari kasus ini akan terus dipantau oleh masyarakat.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait