Update
Diskon Besar untuk Alat Elektronik di Transmart pada Hari Gajian Sigit Menolak Usulan Ina Liem Agar Gibran Mundur: Rakyat Tahu Siapa yang Ingin Menjatuhkannya PPPK Paruh Waktu Non-Guru Akan Menjadi ASN Penuh pada 1 Januari 2027 Kolaborasi ITB dan Think Tank PBB di Portugal untuk Mendorong Penggunaan AI dalam Pengelolaan Kota Berbasis Kearifan Lokal Sanksi OJK Terhadap Pelanggaran di Pasar Modal Hingga Oktober 2026 Mahfud MD Menanggapi Putusan MA Terkait Surat Keterangan Gibran IPW Minta Keterbukaan Terkait Dugaan Pelanggaran Impor Udang di Jawa Timur Memahami Perbedaan Antara Jurusan Sistem Informasi dan Teknik Informatika BRI Ingatkan Nasabah untuk Waspada Terhadap Penipuan Melalui Telepon Reaksi Beragam Terhadap Putusan MA Mengenai Surat Keterangan Gibran Diskon Besar untuk Alat Elektronik di Transmart pada Hari Gajian Sigit Menolak Usulan Ina Liem Agar Gibran Mundur: Rakyat Tahu Siapa yang Ingin Menjatuhkannya PPPK Paruh Waktu Non-Guru Akan Menjadi ASN Penuh pada 1 Januari 2027 Kolaborasi ITB dan Think Tank PBB di Portugal untuk Mendorong Penggunaan AI dalam Pengelolaan Kota Berbasis Kearifan Lokal Sanksi OJK Terhadap Pelanggaran di Pasar Modal Hingga Oktober 2026 Mahfud MD Menanggapi Putusan MA Terkait Surat Keterangan Gibran IPW Minta Keterbukaan Terkait Dugaan Pelanggaran Impor Udang di Jawa Timur Memahami Perbedaan Antara Jurusan Sistem Informasi dan Teknik Informatika BRI Ingatkan Nasabah untuk Waspada Terhadap Penipuan Melalui Telepon Reaksi Beragam Terhadap Putusan MA Mengenai Surat Keterangan Gibran
News

--- Amnesty International: Tahun 2025 Menjadi Tantangan Besar bagi Penegakan HAM di Indonesia ---

--- Amnesty International mengungkapkan bahwa tahun 2025 berpotensi menjadi tahun yang penuh tantangan bagi penegakan hak asasi manusia di Indonesia, mencerminkan berbagai isu yang terjadi saat ini. -...

Yoga Samadhi 23 April 2026 38 pembaca liputan6.com liputan6.com
---
Amnesty International: Tahun 2025 Menjadi Tantangan Besar bagi Penegakan HAM di Indonesia
---
liputan6.com
---TITLEEXCERPT--- Amnesty International mengungkapkan bahwa tahun 2025 berpotensi menjadi tahun yang penuh tantangan bagi penegakan hak asasi manusia di Indonesia, mencerminkan berbagai isu yang terjadi saat ini. ---CONTENT---

Amnesty International dalam laporannya menyatakan bahwa tahun 2025 akan menjadi tahun yang mengkhawatirkan bagi penegakan hak asasi manusia (HAM) di Indonesia. Laporan ini mencakup berbagai isu, mulai dari represi terhadap protes yang terjadi pada bulan Agustus, kriminalisasi terhadap masyarakat adat, hingga serangan dengan air keras yang dialami oleh Andrie Yunus yang diduga dilakukan oleh Badan Intelijen Strategis (BAIS).


Dalam laporan tersebut, Amnesty International menyoroti bagaimana tindakan represif terhadap demonstrasi yang berlangsung pada Agustus menunjukkan pengekangan kebebasan berekspresi. Selain itu, kriminalisasi terhadap masyarakat adat juga menjadi sorotan, di mana hak-hak mereka sering kali diabaikan dalam proses pengambilan keputusan yang berkaitan dengan tanah dan sumber daya alam. Kasus Andrie Yunus, yang menjadi korban serangan air keras, menambah daftar panjang pelanggaran yang terjadi di tanah air.


Laporan ini menunjukkan bahwa berbagai tindakan tersebut menciptakan suasana yang tidak kondusif bagi penegakan HAM di Indonesia. Amnesty International mendesak pemerintah untuk mengambil langkah-langkah konkret dalam melindungi hak asasi manusia dan memastikan bahwa tindakan kekerasan tidak lagi terjadi di masa depan.


Secara keseluruhan, laporan ini menegaskan perlunya perhatian lebih terhadap isu-isu HAM di Indonesia. Dengan berbagai tantangan yang ada, perkembangan selanjutnya akan sangat menentukan arah penegakan hak asasi manusia di negara ini.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait