Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8), Bank Mandiri berupaya memastikan bahwa layanan perbankan tetap dapat diakses oleh masyarakat. Gempa yang berpusat di perairan utara Kabupaten Nagekeo ini mengakibatkan kerusakan pada berbagai bangunan serta mengganggu jaringan listrik dan telekomunikasi yang vital bagi masyarakat.
Komitmen Terhadap Layanan Nasabah
Alexander Jonathan Patty, Regional CEO Region XI Bank Mandiri, menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada distribusi bantuan, tetapi juga berusaha menjaga agar operasional layanan tetap berjalan untuk nasabah di daerah yang terdampak. Tim internal Bank Mandiri terus memantau kondisi pegawai dan operasional cabang di wilayah yang terdampak, sehingga layanan bagi nasabah tetap dapat diandalkan selama masa pemulihan.
Program Mandiri Peduli Gempa NTT
Bank Mandiri juga meluncurkan program Mandiri Peduli Gempa NTT untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terkena dampak. Alexander menyampaikan, "Kami turut berduka dan prihatin atas apa yang dialami masyarakat. Melalui Mandiri Peduli, kami bersama relawan Bank Mandiri terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan BPBD agar distribusi bantuan dapat berlangsung cepat dan aman, sejalan dengan semangat gotong royong Mandiri untuk Negeri."
Bantuan yang diberikan difokuskan pada kebutuhan mendesak seperti tenda, matras, selimut, serta kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mi instan, air mineral, dan gula. Selain itu, relawan Bank Mandiri juga berperan dalam mendukung operasional posko pengungsian dan kebutuhan logistik bagi petugas tanggap darurat di lokasi bencana.
Penanganan bencana ini merupakan bagian dari sinergi antar BUMN di bawah koordinasi Danantara, yang bertujuan untuk mempercepat respons dan pemulihan pascabencana secara terintegrasi. Alexander menambahkan bahwa kolaborasi ini memungkinkan optimalisasi sumber daya antar BUMN di lapangan, mulai dari penyaluran bantuan hingga dukungan terhadap pemulihan infrastruktur vital.
Inisiatif ini juga menegaskan peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan pemulihan ekonomi daerah pascabencana. Rangkaian aksi ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank Mandiri, yang berkomitmen untuk secara berkelanjutan mempercepat penyaluran bantuan di wilayah rawan bencana.
Alexander menegaskan bahwa Mandiri Peduli akan terus berlanjut seiring dengan pemantauan kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak, termasuk kesiapan layanan perbankan yang sangat penting bagi pemulihan aktivitas ekonomi warga. "Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan, dan kami akan terus mendampingi hingga kondisi berangsur pulih," tutupnya.