Bea Cukai Fakfak telah menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di sekitar rumah dinas Bea Cukai Fakfak pada Rabu, 14 Oktober, dalam rangka program Bea Cukai Peduli. Bantuan ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan air bersih akibat kondisi kekeringan dan dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda beberapa daerah di Papua.
Dalam kegiatan tersebut, Bea Cukai Fakfak mengerahkan tiga truk pengangkut air, masing-masing dilengkapi dengan tiga tangki. Penyaluran bantuan dilakukan melalui tiga titik agar masyarakat dapat dengan mudah mengakses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Kepedulian Terhadap Masyarakat
Kepala Kantor Bea Cukai Fakfak, Rahmat Sarjito, menekankan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi lingkungan yang tidak mendukung. “Melalui program Bea Cukai Peduli, kami berharap bantuan air bersih ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Kami juga ingin menumbuhkan semangat kepedulian dan gotong royong agar masyarakat dapat menghadapi situasi sulit dengan saling mendukung,” ungkap Rahmat.
Peran Bea Cukai dalam Masyarakat
Menurut Rahmat, keberadaan Bea Cukai di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas dan fungsi di bidang kepabeanan dan cukai, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, Bea Cukai Fakfak berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara instansi pemerintah dan warga setempat.
Bea Cukai Fakfak berkomitmen untuk terus menjalankan perannya dalam memberikan pelayanan dan berkontribusi kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang sesuai dengan kebutuhan yang ada di lapangan.