Update
Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM
News

Fadli Zon: Afirmasi Pendidikan STEM Sudah pada Jalurnya

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan pentingnya integrasi pendidikan STEM dengan ilmu humaniora saat menghadiri Simposium Nasional Guru Besar di UI. Ia menyatakan bahwa kebijakan pemerintah dalam m...

Gyan Kusuma 11 August 2026 59 pembaca jpnn.com jpnn.com
Hadiri SNGB di UI, Fadli Zon Sebut Afirmasi Pendidikan STEM Pemerintah Sudah Tepat
Hadiri SNGB di UI, Fadli Zon Sebut Afirmasi Pendidikan STEM Pemerintah Sudah Tepat

JAKARTA - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan bahwa pengembangan pendidikan yang berfokus pada Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM) tidak bisa dipisahkan dari ilmu humaniora. Ia berpendapat bahwa upaya pemerintah untuk memberikan dukungan terhadap sektor sains dan teknologi sudah berada di arah yang benar. Menurutnya, kebijakan ini sangat penting dan tidak boleh mengabaikan peran ilmu sosial di perguruan tinggi.

Pernyataan Fadli Zon di Simposium Nasional

Pernyataan tersebut disampaikan Fadli Zon saat menghadiri acara Simposium Nasional Guru Besar (SNGB) Humaniora yang berlangsung di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, Kota Depok, Jawa Barat, pada hari Selasa. "Saya kira afirmasi STEM itu juga sudah tepat. Dan banyak ilmu humaniora sekarang ini yang tidak bisa dipisahkan juga dengan STEM," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pendidikan STEM membutuhkan afirmasi, sementara untuk ilmu humaniora sebenarnya sudah banyak ahli yang ada. Fadli menekankan bahwa fakultas atau universitas yang berhubungan dengan ilmu humaniora, seperti FISIP, sudah cukup banyak, sehingga tidak memerlukan afirmasi yang sama. "Memang STEM yang perlu afirmasi seperti Matematika, science, engineering, dan teknologi. Karena kita dibandingkan dengan negara-negara lain kita tertinggal, sehingga perlu dorongan untuk ahli-ahli roket, ahli rudal, ahli matematika, fisika kuantum dan lainnya, karena kita harus mengejar itu," tambahnya.

Diskusi di SNGB Humaniora

Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Untung Yuwono, juga menjelaskan bahwa SNGB Humaniora membahas posisi ilmu humaniora itu sendiri. "Kami akan mendiskusikan wacana yang berkembang pada saat ini, seperti yang diperhatikan itu terbatas pada STEM saja," katanya.

Ia menambahkan bahwa diskusi ini bertujuan untuk menghasilkan semacam policy brief atau rekomendasi kebijakan yang akan diajukan kepada Kementerian Kebudayaan untuk memperkuat posisi ilmu humaniora dalam konteks keilmuan dan penerapannya di masyarakat. Para guru besar dari berbagai bidang humaniora di seluruh Indonesia berkumpul untuk mendiskusikan perkembangan ilmu humaniora dan interaksi antara bidang humaniora dengan STEM saat ini.

Artikel Terkait