Update
Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen
News

Graha Merah Putih Resmi Menjadi Kantor BGN, Telkom Lihat Peluang Bisnis Baru

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, mengungkapkan dukungannya terhadap rencana Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menjadikan gedung Graha Merah Putih sebagai kantor mereka, yang dianggap sebagai langk...

Dewa Raka 08 September 2026 74 pembaca jpnn.com jpnn.com
Gedung Graha Merah Putih Jadi Kantor BGN, Bos Telkom: Peluang Bisnis Baru
Gedung Graha Merah Putih Jadi Kantor BGN, Bos Telkom: Peluang Bisnis Baru

JAKARTA - Dian Siswarini, Direktur Utama Telkom, memberikan tanggapan positif terkait keputusan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menggunakan gedung Graha Merah Putih (GMP) sebagai kantor baru mereka. Dia menyatakan bahwa rencana ini disampaikan melalui surat resmi kepada perusahaan dan disambut baik oleh pihak Telkom.

Menurut Dian, penempatan BGN di gedung tersebut merupakan bagian dari strategi TelkomGroup untuk mengoptimalkan aset properti dengan pendekatan bisnis yang proporsional dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam skema Business to Business (B2B). Dia menekankan bahwa penyewaan gedung GMP oleh BGN adalah bentuk dari leveraging asset yang dapat membuka peluang bisnis baru, termasuk dalam penyediaan layanan konektivitas dan solusi digital yang berkualitas.

Optimalisasi Ruang Kerja di TelkomGroup

Dian menjelaskan bahwa optimalisasi penggunaan GMP juga berkontribusi pada penataan dan klasterisasi ruang kerja di dalam TelkomGroup. Momentum ini dimanfaatkan untuk merencanakan kembali fasilitas dan lokasi kerja yang sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan masing-masing organisasi di kelompok perusahaan tersebut. “Melalui penataan ini, kami ingin menciptakan lingkungan kerja yang lebih terintegrasi sesuai stream masing-masing unit. Harapannya, ini dapat membuat kolaborasi menjadi lebih mudah, proses kerja semakin efektif, dan produktivitas karyawan semakin meningkat,” ujarnya.

Proses pemindahan ruang kerja dan transisi BGN ke GMP akan dilakukan secara bertahap setelah negosiasi dan pembahasan dengan pihak terkait selesai. Telkom memastikan bahwa semua langkah yang diambil akan mempertimbangkan kelangsungan operasional serta layanan yang diberikan, sambil menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik bagi karyawan. Dalam setiap tahap perpindahan, aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan karyawan menjadi prioritas utama.

Program Modernisasi dan Penataan Ruang

Dian juga menekankan bahwa semua proses akan dilakukan sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Berdasarkan hasil survei dan diskusi, BGN telah mengajukan rencana pemanfaatan GMP untuk ruang kerja serta beberapa fasilitas workstation standar. “Pemanfaatan tersebut akan dilakukan setelah proses penataan unit-unit di Telkom dan pemindahan peralatan kerja existing ke lokasi yang telah disepakati bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Telkom juga melanjutkan program peremajaan Telkom Integrated Operation Center (TIOC) sebagai bagian dari modernisasi teknologi perusahaan. Program ini dirancang dengan tahapan tertentu, termasuk adopsi otomasi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dan penerapan sistem monitoring generasi terbaru untuk meningkatkan layanan di masa depan. Dian menjelaskan bahwa optimalisasi GMP sejalan dengan program penataan ruang kerja yang telah direncanakan sebelumnya.

Saat ini, beberapa unit bisnis Telkom masih tersebar di berbagai lokasi di Jakarta, yang mengakibatkan koordinasi dan kolaborasi antar tim belum berjalan secara optimal. “Penataan ini diarahkan pada pengelompokan unit berdasarkan karakteristik bisnis, sehingga setiap unit dapat menempati lokasi yang lebih terintegrasi. Dengan demikian, koordinasi dan kolaborasi dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan pada akhirnya meningkatkan produktivitas,” tutupnya.

Artikel Terkait