Update
Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM
News

Hidayat Nur Wahid Dorong Persiapan Haji 2027 Dimulai Lebih Awal

Hidayat Nur Wahid mendukung agar persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2027 dilakukan lebih awal untuk meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah haji Indonesia.

Dewa Raka 04 August 2026 61 pembaca jpnn.com jpnn.com
HNW Dukung Persiapan Dimulai Lebih Awal Agar Penyelenggaraan Haji 2027 Lebih Baik
HNW Dukung Persiapan Dimulai Lebih Awal Agar Penyelenggaraan Haji 2027 Lebih Baik

Wakil Ketua MPR dan Anggota Komisi VIII DPR, Hidayat Nur Wahid, menyatakan dukungannya agar persiapan untuk ibadah haji 2027 dimulai lebih awal. Hal ini penting karena penyelenggaraan haji tahun tersebut akan menjadi tahun kedua bagi Kementerian Haji dan Umrah dalam mengelola ibadah haji.

Pentingnya Evaluasi dan Masukan

Hidayat menekankan bahwa berbagai evaluasi, masukan, dan perbaikan dari DPR serta masyarakat perlu dilakukan dan diimplementasikan sejak awal. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kualitas penyelenggaraan haji dan pelayanan kepada calon jemaah haji Indonesia semakin baik dan meningkat. Pernyataan tersebut disampaikan Hidayat dalam acara Sosialisasi Penyelenggaraan Ibadah Haji yang berlangsung di Jakarta Selatan, yang juga dihadiri oleh Anggota DPRD DKI Jakarta, Zahrina Nurbaiti, dan Plt. Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Agama DKI Jakarta, Agus Husein.

Dalam kesempatan itu, Hidayat menjelaskan bahwa Komisi VIII DPR telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan haji 2027 melalui persetujuan hasil evaluasi penyelenggaraan haji 2026. Selain itu, mereka juga menyetujui kebutuhan uang muka BPIH yang diajukan oleh Kementerian Haji dan Umrah, yang sekitar Rp 4 triliun, untuk pembayaran awal layanan jemaah haji di Armuzna (Arofah, Muzdalifah, dan Mina) sesuai ketentuan dari Arab Saudi.

Partisipasi Masyarakat dalam Penyempurnaan Kebijakan

Hidayat menyatakan bahwa persiapan untuk haji 2027 seharusnya dimulai lebih awal agar setiap permasalahan dapat diantisipasi sejak dini. Dia menekankan pentingnya sosialisasi penyelenggaraan haji kepada masyarakat agar mereka memahami dan dapat memberikan masukan untuk penyelenggaraan haji yang lebih baik, sesuai dengan prinsip partisipasi yang bermakna.

Lebih lanjut, Hidayat menjelaskan bahwa tujuan sosialisasi ini bukan hanya untuk menyampaikan informasi mengenai aturan dan praktik penyelenggaraan haji, tetapi juga untuk menghadirkan partisipasi masyarakat dalam memberikan kritik dan saran sebagai bahan penyempurnaan kebijakan di masa mendatang. Dia berharap masyarakat dapat termotivasi untuk membantu jemaah haji menjaga kemabruran setelah kembali dari ibadah haji dan berintegrasi kembali ke masyarakat.

Anggota DPR dari Fraksi PKS ini juga mengingatkan bahwa pembentukan Kementerian Haji adalah upaya untuk menghadirkan tata kelola haji yang lebih baik dan profesional. Hidayat mengungkapkan rasa syukurnya atas pembentukan lembaga negara yang lebih tinggi dari sekadar 'Badan' Penyelenggara Haji, yaitu Kementerian Haji dan Umrah, sesuai dengan UU nomor 14 tahun 2025 dan Perpres nomor 92 tahun 2025.

Dia menambahkan bahwa penyelenggaraan haji pertama oleh Kementerian Haji dan Umrah pada tahun 2026 telah berjalan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, dengan berbagai peningkatan layanan dan perbaikan, serta tidak terulangnya masalah-masalah yang terjadi pada tahun 2025. Hidayat menekankan bahwa tahun kedua penyelenggaraan haji oleh Kementerian Haji dan Umrah diharapkan dapat lebih baik lagi.

Dengan pengalaman positif tersebut dan persiapan yang dilakukan sejak awal, Hidayat optimis bahwa penyelenggaraan haji 2027 akan lebih baik, sehingga jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan tenang dan khusyu’ serta mendapatkan haji yang mabrur dan doa yang maqbul, termasuk doa untuk Indonesia agar menjadi baldatun thayyibatun wa Rabbun Ghafuur.

Artikel Terkait