Update
Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen
Ekonomi

IHSG Berpotensi Menguat Menjelang Akhir Pekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan mengalami penguatan pada perdagangan hari Jumat. Analis memberikan dua skenario pergerakan yang mungkin terjadi pada indeks tersebut.

Gyan Kusuma 14 August 2026 84 pembaca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
Dalam skenario terbaik, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada hari ini (14/8), sementara skenario terburuk membuka risiko koreksi. (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Dalam skenario terbaik, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada hari ini (14/8), sementara skenario terburuk membuka risiko koreksi. (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Jakarta, CNN Indonesia -- Proyeksi menunjukkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan menguat pada perdagangan yang berlangsung pada hari Jumat, 14 Agustus. Herditya Wicaksana, analis teknikal dari MNC Sekuritas, menyatakan bahwa IHSG memiliki dua skenario pergerakan untuk hari ini. Dalam skenario yang paling optimis, indeks berpotensi untuk melanjutkan penguatan, sementara skenario yang lebih pesimis menunjukkan adanya risiko koreksi.

"Dalam skenario terbaik, IHSG berpotensi menguat ke area 6.440-6.544. Namun, pada skenario terburuk, IHSG berisiko terkoreksi ke kisaran 5.890-6.192," ungkap Herditya dalam laporan riset harian yang diterbitkannya.

Proyeksi Pergerakan IHSG

Herditya juga memperkirakan bahwa IHSG akan bergerak dalam rentang support antara 6.201 dan 6.029, serta resistance di level 6.454 dan 6.599 untuk hari ini. Ia merekomendasikan beberapa saham untuk diperhatikan, termasuk BMRI, INDF, RAJA, dan ULTJ.

Risiko Pelemahan IHSG

Di sisi lain, Ivan Rosanova, analis dari Binaartha Sekuritas, menilai bahwa indeks saham masih berisiko untuk melanjutkan penurunan pada perdagangan hari ini. Ia mengingatkan bahwa potensi koreksi bisa semakin dalam jika IHSG ditutup di bawah garis SMA-20.

"IHSG berpotensi melemah menguji support 6.194 atau bahkan 6.092 jika penutupan hariannya berada di bawah SMA-20. Sementara itu, resistance internal 6.422 yang belum tersentuh mengindikasikan adanya risiko pembalikan tren," jelas Ivan.

Ivan memprediksi IHSG akan bergerak di level support 6.194, 6.092, 6.025, dan 5.887, serta resistance di 6.422, 6.545, 6.700, dan 6.835 pada hari ini. Ia juga merekomendasikan sejumlah saham, seperti ADMR, AMRT, BRPT, dan INCO.

IHSG ditutup pada level 6.301 pada perdagangan Kamis, 13 Agustus, dengan penurunan sebesar 72,08 poin atau 1,13 persen dari sesi sebelumnya. Menurut data dari RTI Infokom, total transaksi yang dilakukan oleh investor mencapai Rp13,59 triliun dengan volume saham yang diperdagangkan sebanyak 28,27 miliar. Pada penutupan kemarin, terdapat 175 saham yang mengalami penguatan, 452 saham terkoreksi, dan 164 saham stagnan.

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi investasi pada saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

Artikel Terkait