Update
Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM
Ekonomi

Kenaikan Harga BBM Pertamina per 1 September 2026 di Seluruh Indonesia

PT Pertamina Patra Niaga mengumumkan penyesuaian harga beberapa jenis BBM non-subsidi mulai 1 September 2026, sementara harga BBM bersubsidi tetap tidak berubah.

Eko Prasetyo 01 September 2026 52 pembaca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
Pertamina menaikkan harga sejumlah produk BBM non-subsidi per 1 September 2026. Berikut daftar lengkap harga BBM Pertamina di seluruh RI. (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Pertamina menaikkan harga sejumlah produk BBM non-subsidi per 1 September 2026. Berikut daftar lengkap harga BBM Pertamina di seluruh RI. (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

PT Pertamina Patra Niaga telah mengumumkan bahwa mulai 1 September 2026, harga beberapa produk BBM non-subsidi mengalami kenaikan. Sementara itu, harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap dipertahankan pada level yang sama seperti bulan sebelumnya.

Harga Pertamax Turbo kini menjadi Rp19.600 per liter, meningkat dari sebelumnya Rp18.300. Selain itu, harga Pertamina Dex juga mengalami kenaikan dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter. Kenaikan juga berlaku untuk Dexlite, yang harganya meningkat menjadi Rp23.700 per liter dari Rp19.700 per liter.

Penjelasan Pertamina Mengenai Kenaikan Harga

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa penyesuaian harga ini dilakukan dengan merujuk pada formula yang ditetapkan oleh pemerintah. Beberapa indikator yang menjadi pertimbangan termasuk harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, pajak, serta faktor-faktor lain yang relevan, termasuk daya beli masyarakat.

Kitty juga menyatakan bahwa produk BBM non-subsidi lainnya, seperti Pertamax 92 dan Pertamax Green 95, tidak mengalami perubahan harga. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan aspek keekonomian, daya beli, serta kondisi sosial masyarakat.

Harga BBM Bersubsidi Tetap Stabil

Untuk BBM bersubsidi, harga Pertalite tetap ditetapkan pada Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar tetap di harga Rp6.800 per liter. Kitty menegaskan bahwa penyesuaian harga ini tidak akan mengubah komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjaga kualitas produk serta memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen.

Berikut adalah daftar lengkap harga BBM Pertamina di SPBU seluruh Indonesia per 1 September 2026:

Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung:

  • Pertalite Rp10.000 per liter
  • Pertamax Rp16.300 per liter
  • Pertamax Turbo Rp20.000 per liter
  • Dexlite Rp24.200 per liter
  • Pertamina Dex Rp25.750 per liter
  • Biosolar (subsidi) Rp6.800 per liter

Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau:

  • Pertalite Rp10.000 per liter
  • Pertamax Rp16.650 per liter
  • Pertamax Turbo Rp20.450 per liter
  • Dexlite Rp24.750 per liter
  • Pertamina Dex Rp26.300 per liter
  • Biosolar (subsidi) Rp6.800 per liter

Free Trade Zone (FTZ) Sabang:

  • Pertalite Rp10.000 per liter
  • Pertamax Rp14.950 per liter
  • Dexlite Rp22.150 per liter
  • Biosolar (subsidi) Rp6.800 per liter

Free Trade Zone (FTZ) Batam:

  • Pertalite Rp10.000 per liter
  • Pertamax Rp15.150 per liter
  • Pertamax Turbo Rp18.550 per liter
  • Dexlite Rp22.500 per liter
  • Pertamina Dex Rp23.950 per liter
  • Biosolar (subsidi) Rp6.800 per liter

DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, NTB, NTT:

  • Pertalite Rp10.000 per liter
  • Pertamax Rp15.950 per liter
  • Pertamax Turbo Rp19.600 per liter
  • Pertamax Green 95 Rp16.600 per liter
  • Dexlite Rp23.700 per liter
  • Pertamina Dex Rp25.200 per liter
  • Biosolar (subsidi) Rp6.800 per liter

Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat:

  • Pertalite Rp10.000 per liter
  • Pertamax Rp16.300 per liter
  • Pertamax Turbo Rp20.000 per liter
  • Dexlite Rp24.200 per liter
  • Pertamina Dex Rp25.750 per liter
  • Biosolar (subsidi) Rp6.800 per liter

Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan:

  • Pertalite Rp10.000 per liter
  • Pertamax Rp16.650 per liter
  • Pertamax Turbo Rp20.450 per liter
  • Dexlite Rp24.750 per liter
  • Pertamina Dex Rp26.300 per liter
  • Biosolar (subsidi) Rp6.800 per liter

Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo:

  • Pertalite Rp10.000 per liter
  • Pertamax Rp16.300 per liter
  • Pertamax Turbo Rp20.000 per liter
  • Dexlite Rp24.200 per liter
  • Pertamina Dex Rp25.750 per liter
  • Biosolar (subsidi) Rp6.800 per liter

Maluku, Maluku Utara:

  • Pertalite Rp10.000 per liter
  • Pertamax Rp16.300 per liter
  • Dexlite Rp24.200 per liter
  • Biosolar (subsidi) Rp6.800 per liter

Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Selatan:

  • Pertalite Rp10.000 per liter
  • Pertamax Rp16.300 per liter
  • Dexlite Rp24.200 per liter
  • Biosolar (subsidi) Rp6.800 per liter

Papua Barat, Papua Barat Daya:

  • Pertalite Rp10.000 per liter
  • Pertamax Rp16.300 per liter
  • Dexlite Rp24.200 per liter
  • Pertamina Dex Rp15.750 per liter
  • Biosolar (subsidi) Rp6.800 per liter

Artikel Terkait