Wakil Ketua Komisi X DPR, Esti Wijayati, mengungkapkan harapannya agar keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 40/PUU-XXIV/2026, yang menginstruksikan pemisahan anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) dari anggaran pendidikan, dapat segera diimplementasikan pada tahun 2027. Esti menyadari bahwa MK memberikan waktu penyesuaian untuk pemisahan anggaran MBG hingga paling lambat APBN 2028, namun ia menekankan pentingnya pelaksanaan keputusan tersebut secepat mungkin.
“Semaksimal mungkin diupayakan bisa dilakukan mulai pada tahun anggaran 2027,” ungkap Esti dalam keterangan persnya yang dirilis pada Senin (3/8). Legislator dari fraksi PDI Perjuangan ini menambahkan bahwa dana pendidikan yang dialokasikan nantinya dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pengajaran melalui pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).
Peningkatan Kualitas Pendidikan
Esti menjelaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan mencakup berbagai aspek, mulai dari perbaikan kualitas pendidik, tenaga pengajar, hingga siswa dan mahasiswa. Ia juga menekankan pentingnya penyediaan sarana dan prasarana yang memadai serta peningkatan kesejahteraan bagi guru, dosen, dan tenaga pendidik lainnya agar lebih merata dan berkualitas.
“Penggunaan anggaran pendidikan yang optimal dapat menjawab tantangan dalam sistem pengajaran di era globalisasi,” tambahnya. Esti juga menyoroti tantangan yang dihadapi saat ini, seperti digitalisasi pendidikan dan kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI).
Pentingnya Perhatian untuk Wilayah Tertinggal
Esti menekankan perlunya perhatian lebih dari pemerintah terhadap wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) serta daerah yang terkena dampak bencana setelah pemisahan anggaran MBG. Ia mengingatkan bahwa masih banyak gedung sekolah dan infrastruktur pendidikan yang tidak layak.
“Banyak akses atau infrastruktur pendidikan yang tidak dimiliki anak-anak. Setiap hari kita melihat berita ada anak-anak yang harus bertaruh nyawa karena ketiadaan jembatan atau akses jalan yang layak untuk ke sekolah,” kata Esti menambahkan kekhawatirannya mengenai kondisi tersebut.