Update
Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM
News

Koperasi Didorong Jadi Motor Pengembangan Energi Surya di Indonesia

Kementerian Koperasi dan Yayasan Rumah Energi berkolaborasi untuk menjadikan koperasi sebagai penggerak utama dalam pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbasis masyarakat, mendukung t...

Kalula Putri 23 June 2026 55 pembaca liputan6.com liputan6.com
Perwakilan Kementerian Koperasi dan Yayasan Rumah Energi dalam kegiatan Readiness of Indonesia Solar Energy Series (RISE Series): Green Cooperative Workshop Series toward Indonesia's 100 GW Solar PV Target. (Antara)
Perwakilan Kementerian Koperasi dan Yayasan Rumah Energi dalam kegiatan Readiness of Indonesia Solar Energy Series (RISE Series): Green Cooperative Workshop Series toward Indonesia's 100 GW Solar PV Target. (Antara)

Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Yayasan Rumah Energi memperkuat komitmen untuk menjadikan koperasi sebagai motor penggerak dalam transisi energi berbasis komunitas. Langkah ini diambil untuk mendukung pencapaian target nasional pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas 100 gigawatt (GW).

Direktur Eksekutif Rumah Energi, Sumanda Tondang, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan strategi penting dalam mendukung pelaksanaan target pembangunan 100 GW PLTS yang ditetapkan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). “Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung implementasi target nasional pembangunan 100 GW PLTS yang ditetapkan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN),” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta.

Panduan Praktis untuk Koperasi Hijau

Komitmen ini diwujudkan melalui penyebaran 'Handbook Praktis Panduan Pengembangan PLTS Berbasis Koperasi Hijau' serta pembacaan rekomendasi kebijakan dari rangkaian lokakarya 'Readiness of Indonesia Solar Energy Series (RISE Series): Green Cooperative Workshop Series toward Indonesia's 100 GW Solar PV Target'.

Sumanda menjelaskan bahwa rekomendasi kebijakan yang dihasilkan mencakup beberapa aspek, seperti penyederhanaan regulasi, pengembangan skema blended finance untuk model bisnis koperasi berbasis energi terbarukan, peningkatan kapasitas kelembagaan koperasi, dan penguatan integrasi koperasi dalam agenda dekarbonisasi serta transisi energi nasional.

Kemenkop dan Rumah Energi juga telah menandatangani nota kesepahaman mengenai Pengembangan Model Bisnis Koperasi Berbasis Energi Terbarukan. Sumanda menambahkan bahwa sejak tahun 2021, Rumah Energi telah mengembangkan pendekatan koperasi hijau melalui berbagai kajian, program pendampingan, dan pengembangan model bisnis energi terbarukan berbasis koperasi. “Kerja sama ini menjadi fondasi penting untuk mempercepat implementasi berbagai model tersebut sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai aktor utama dalam mendukung transisi energi Indonesia,” jelasnya.

Prospek Energi Terbarukan Berbasis Koperasi

Menurut Sumanda, kerjasama ini diharapkan dapat mempercepat penerapan model-model yang telah dikembangkan serta memperkuat kontribusi koperasi dalam agenda transisi energi nasional. “Dalam kerangka kebijakan tersebut, koperasi diproyeksikan menjadi salah satu penggerak utama pengembangan energi terbarukan berbasis masyarakat,” tambahnya.

Kemenkop dan Rumah Energi berharap kolaborasi ini dapat mempercepat pengembangan ekosistem koperasi hijau yang mampu berperan sebagai pelaku utama dalam pengembangan energi terbarukan, mendukung ketahanan energi nasional, menciptakan peluang ekonomi baru di tingkat lokal, serta berkontribusi terhadap pencapaian target pengurangan emisi di Indonesia.

Dalam Lokakarya 3 yang merupakan bagian dari RISE Series, para pemangku kepentingan melakukan kajian terhadap model bisnis PLTS berbasis koperasi yang dikembangkan oleh Rumah Energi dalam proyek Transisi Energi Berkeadilan di Indonesia. Model bisnis ini disusun berdasarkan hasil studi lapangan di tiga lokasi percontohan, yaitu Koperasi Unit Desa (KUD) Mina Fajar Sidik di Blanakan, Subang, Jawa Barat; Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan di Pasuruan, Jawa Timur; dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Gili Genting di Sumenep, Jawa Timur.

Kajian lapangan menunjukkan bahwa pengembangan PLTS berbasis koperasi memiliki prospek yang cerah jika didukung oleh skema pembiayaan yang tepat, model bisnis yang produktif, dan dukungan regulasi yang memadai. Dalam sesi consultative review, panelis dari kalangan investor, pengembang proyek, Institute for Essential Services Reform (IESR), Kementerian Koperasi, dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan masukan terkait aspek kelayakan teknis, finansial, serta kesiapan implementasi model bisnis yang telah dikembangkan.

Artikel Terkait