Jakarta, CNN Indonesia -- Pada Senin malam, 17 Agustus, ratusan ribu masyarakat berkumpul di kawasan Monumen Nasional (Monas), Sarinah, dan Bundaran HI untuk menyaksikan Karnaval Malam Merdeka. Acara ini menjadi penutup dari rangkaian kegiatan Kumpul Bersama Rakyat dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Berbagai pertunjukan, kendaraan hias, serta pertunjukan drone turut memeriahkan perayaan yang berlangsung di beberapa lokasi di ibu kota.
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan bahwa Kementerian UMKM bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Kementerian Ekonomi Kreatif menyelenggarakan Kumpul Bersama Rakyat sebagai wadah untuk mempererat kebersamaan antara masyarakat, pelaku UMKM, dan pekerja ekonomi kreatif dalam merayakan kemerdekaan.
Pesan Solidaritas untuk NTT
Menurut Maman, perayaan tahun ini juga mengandung pesan solidaritas untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sedang menghadapi dampak dari gempa bumi. "Sekaligus menyambut HUT Kemerdekaan RI dengan semangat solidaritas terhadap kondisi saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur yang tengah dilanda duka," ungkap Maman.
Solidaritas tersebut diwujudkan melalui penggalangan dana untuk membantu masyarakat yang terkena dampak gempa. Kepedulian terhadap NTT juga ditampilkan dalam pertunjukan drone di Bundaran HI. Dalam suasana kebersamaan ini, rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga memberi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk berpartisipasi langsung dalam perayaan bersama masyarakat. Sebanyak 1.200 UMKM terlibat dalam menyediakan kuliner Nusantara yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat di kawasan Monas.
Maman menambahkan bahwa keterlibatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan produk lokal serta meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap produk UMKM Indonesia. "Pesan penting dari acara ini adalah untuk mencintai produk-produk Indonesia dan mendukung UMKM sebagai bagian dari upaya mencapai cita-cita kemerdekaan dan kesejahteraan masyarakat," jelas Maman.
Warung Nusantara dan Aplikasi SAPA UMKM
Semangat tersebut juga ditampilkan melalui kendaraan hias Kementerian UMKM dalam Karnaval Malam Merdeka yang mengusung tema "Warung Nusantara: Dari Lokal untuk Indonesia". Konsep Warung Nusantara merepresentasikan eksistensi UMKM yang tumbuh dan berkembang di dekat kehidupan masyarakat serta berperan dalam menggerakkan ekonomi lokal.
Melalui kendaraan hias tersebut, Kementerian UMKM juga memperkenalkan aplikasi SAPA UMKM, yang mengintegrasikan akses terhadap berbagai layanan bagi pelaku UMKM, mulai dari pembiayaan, pelatihan, peningkatan kapasitas produksi, hingga pemasaran. Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza berharap semangat perayaan kemerdekaan yang melibatkan masyarakat dan pelaku UMKM dapat ditiru di berbagai daerah sesuai dengan potensi ekonomi lokal. "Dengan cara ini, dapat menggembirakan masyarakat, mengangkat perekonomian daerah, serta menambah penghasilan bagi UMKM," kata Helvi.
Antusiasme masyarakat terhadap Karnaval Malam Merdeka terlihat jelas dari kerumunan yang memadati berbagai ruas jalan di Jakarta. Aulyatunnisa, seorang warga Tasikmalaya yang baru pertama kali mengikuti peringatan HUT RI di Jakarta, mengungkapkan kesan positif terhadap kemeriahan acara tersebut. "Tadi lihat banyak mobil karnaval yang sangat kreatif. Mobil hias Kementerian UMKM itu bagus dan menarik," ujar Aulya.
Kesan serupa juga disampaikan oleh Timo, seorang wisatawan asal Belanda yang menyaksikan karnaval di Bundaran HI. Ia merasa terkesan melihat antusiasme masyarakat dalam merayakan kemerdekaan Indonesia. Menurut Timo, karnaval merupakan cara yang menarik untuk memperkenalkan budaya dan keberagaman Indonesia kepada masyarakat, termasuk wisatawan asing.
Sementara itu, Rudianto, warga Jakarta, menilai rangkaian acara tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal berbagai program pemerintah. "Kami sebagai masyarakat terhibur dengan acara yang diselenggarakan di sini. Kita juga jadi mengetahui beragam program tata kelola pemerintah," kata Rudianto.
Suasana perayaan semakin semarak dengan penampilan berbagai musisi di panggung Harmoni Nusantara. Rangkaian Kumpul Bareng Rakyat ditutup dengan pertunjukan drone di Bundaran HI yang menggambarkan perjalanan perjuangan bangsa sekaligus menggaungkan semangat persatuan Indonesia. Warga yang hadir juga menyampaikan harapan mereka untuk Indonesia di usia ke-81. Aulya berharap masyarakat Indonesia semakin akrab, damai, dan bersatu dalam kebersamaan.
Rudianto berharap Indonesia semakin baik di mata dunia dan rasa kekeluargaan masyarakat semakin kuat, sementara Timo optimis Indonesia akan terus berkembang di masa depan. Yonita Anggrainy, warga Bangka Belitung, merasa bersyukur karena rangkaian peringatan kemerdekaan berlangsung khidmat, lancar, dan meriah. Memasuki usia ke-81, ia berharap situasi geopolitik dunia semakin kondusif dan perekonomian Indonesia terus membaik.
Kusmiati, warga Tangerang, juga menyampaikan apresiasi. Ia berharap penyelenggaraan peringatan kemerdekaan di tahun-tahun mendatang dapat berlangsung lebih baik lagi. "Acara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini bagus sekali. Saya sangat puas, jadi ingin melihat pelaksanaan selanjutnya yang lebih baik lagi nanti. Insyaallah pasti datang lagi," ungkap Kusmiati.
Kumpul Bareng Rakyat menjadi bagian dari upaya untuk menghadirkan peringatan kemerdekaan yang tidak hanya meriah, tetapi juga mempertemukan semangat persatuan, solidaritas sosial, kecintaan terhadap produk Indonesia, serta dukungan kepada UMKM sebagai kekuatan ekonomi rakyat.