Update
Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia
News

--- Penangkapan Pelaku Begal di Bawah JPO Gunung Sahari ---

--- Empat pelaku begal yang merampas motor dan ponsel di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian. ---

Dewa Raka 24 April 2026 20 pembaca liputan6.com liputan6.com
---
Penangkapan Pelaku Begal di Bawah JPO Gunung Sahari

---
liputan6.com
---TITLEEXCERPT--- Empat pelaku begal yang merampas motor dan ponsel di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian. ---CONTENT---

Empat orang pelaku begal yang menggunakan senjata tajam jenis celurit ditangkap oleh aparat kepolisian setelah melakukan aksi perampasan terhadap seorang pengendara di bawah JPO Gunung Sahari, Jakarta Pusat.


Penangkapan tersebut dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan dari korban yang kehilangan motor dan ponselnya. Kejadian tersebut terjadi pada malam hari ketika korban sedang melintas di area tersebut. Menurut informasi, pelaku mendekati korban dan langsung mengancamnya dengan celurit sebelum mengambil barang-barang berharga miliknya.


Setelah menerima laporan, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi para pelaku. Dalam waktu singkat, keempat pelaku berhasil ditangkap di lokasi yang berbeda. Polisi juga menemukan barang bukti berupa motor dan ponsel yang telah dirampas.


Penangkapan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat di sekitar kawasan Gunung Sahari. Pihak kepolisian mengimbau agar warga selalu waspada dan segera melaporkan jika melihat tindakan mencurigakan.


Dengan penangkapan ini, kasus begal di kawasan tersebut berhasil diungkap, dan pihak kepolisian berjanji akan terus meningkatkan patroli untuk mencegah terulangnya aksi serupa di masa mendatang.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait