Update
News

Penyelidikan Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Melibatkan Puslabfor

Polda Metro Jaya telah mengerahkan Pusat Laboratorium Forensik untuk menyelidiki penyebab kebakaran yang melanda Gedung Bapenda DKI Jakarta pada Jumat malam. Seorang pekerja sempat terjebak dalam insi...

Lare Ayu 09 August 2026 79 pembaca jpnn.com jpnn.com
Soal Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda, Tim Puslabfor Diturunkan
Soal Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda, Tim Puslabfor Diturunkan

Polda Metro Jaya telah melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) dalam penyelidikan kebakaran yang terjadi di Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta pada malam hari Jumat, 7 Agustus. Kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.30 WIB dan api berhasil dipadamkan pada pukul 01.53 WIB pada hari berikutnya.

Proses Penyelamatan dan Penanganan Korban

Kombes Budi Hermanto, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa kehadiran Puslabfor sangat penting untuk menentukan sumber api dan titik awal kebakaran. Ia menyatakan, "Dengan hadirnya Puslabfor untuk menentukkan penyebab dari asal api, di mana titik api,” saat memberikan keterangan kepada media pada hari Sabtu, 8 Agustus.

Dalam insiden tersebut, seorang pekerja yang dikenal dengan inisial G terjebak di dalam gedung. Tim penyelamat yang cepat tanggap berhasil menyelamatkan korban yang kini masih mendapatkan perawatan medis. Budi menambahkan, "Kami juga mendoakan bersama para korban. Dalam kondisi sekarang masih dalam perawatan, masih sesak nafas. Ini keterangan dari dokter karena kondisi berada di lokasi kejadian.”

Detail Kebakaran dan Penanganan

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta melaporkan bahwa mereka menerima informasi mengenai kebakaran tersebut dan segera mengerahkan 30 unit mobil pemadam kebakaran serta 180 personel, termasuk tiga bronto skylift. Menurut keterangan dari Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Triyanto, sumber api diduga berasal dari ruang server di lantai 11 gedung, yang kemudian menyebar ke lantai-lantai lainnya. "Diduga api berasal dari ruang server lantai 11," ungkap Triyanto.

Artikel Terkait