Update
Diskon Besar untuk Alat Elektronik di Transmart pada Hari Gajian Sigit Menolak Usulan Ina Liem Agar Gibran Mundur: Rakyat Tahu Siapa yang Ingin Menjatuhkannya PPPK Paruh Waktu Non-Guru Akan Menjadi ASN Penuh pada 1 Januari 2027 Kolaborasi ITB dan Think Tank PBB di Portugal untuk Mendorong Penggunaan AI dalam Pengelolaan Kota Berbasis Kearifan Lokal Sanksi OJK Terhadap Pelanggaran di Pasar Modal Hingga Oktober 2026 Mahfud MD Menanggapi Putusan MA Terkait Surat Keterangan Gibran IPW Minta Keterbukaan Terkait Dugaan Pelanggaran Impor Udang di Jawa Timur Memahami Perbedaan Antara Jurusan Sistem Informasi dan Teknik Informatika BRI Ingatkan Nasabah untuk Waspada Terhadap Penipuan Melalui Telepon Reaksi Beragam Terhadap Putusan MA Mengenai Surat Keterangan Gibran Diskon Besar untuk Alat Elektronik di Transmart pada Hari Gajian Sigit Menolak Usulan Ina Liem Agar Gibran Mundur: Rakyat Tahu Siapa yang Ingin Menjatuhkannya PPPK Paruh Waktu Non-Guru Akan Menjadi ASN Penuh pada 1 Januari 2027 Kolaborasi ITB dan Think Tank PBB di Portugal untuk Mendorong Penggunaan AI dalam Pengelolaan Kota Berbasis Kearifan Lokal Sanksi OJK Terhadap Pelanggaran di Pasar Modal Hingga Oktober 2026 Mahfud MD Menanggapi Putusan MA Terkait Surat Keterangan Gibran IPW Minta Keterbukaan Terkait Dugaan Pelanggaran Impor Udang di Jawa Timur Memahami Perbedaan Antara Jurusan Sistem Informasi dan Teknik Informatika BRI Ingatkan Nasabah untuk Waspada Terhadap Penipuan Melalui Telepon Reaksi Beragam Terhadap Putusan MA Mengenai Surat Keterangan Gibran
News

RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Disahkan Menjadi UU, Pimpinan DPR Sebut Sebagai Hadiah Hari Kartini

RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga resmi disahkan menjadi undang-undang, bertepatan dengan peringatan Hari Kartini.

Bima Candrakumara 21 April 2026 36 pembaca liputan6.com liputan6.com
RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Disahkan Menjadi UU, Pimpinan DPR Sebut Sebagai Hadiah Hari Kartini
liputan6.com
Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) telah resmi disahkan menjadi undang-undang pada hari ini. Pimpinan DPR menyatakan bahwa pengesahan ini merupakan hadiah yang tepat untuk memperingati Hari Kartini. Pengesahan RUU ini dilakukan dalam rapat paripurna yang dihadiri oleh anggota DPR. RUU PPRT bertujuan untuk memberikan perlindungan hukum bagi pekerja rumah tangga, yang selama ini rentan terhadap berbagai bentuk eksploitasi dan ketidakadilan. Dengan adanya undang-undang ini, diharapkan hak-hak pekerja rumah tangga dapat diakui dan dilindungi secara lebih baik. Pimpinan DPR menekankan pentingnya langkah ini sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan martabat pekerja rumah tangga di Indonesia. RUU ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pengaturan jam kerja, upah, hingga jaminan sosial bagi pekerja rumah tangga. Dengan disahkannya RUU PPRT, diharapkan akan ada perubahan signifikan dalam perlakuan terhadap pekerja rumah tangga, serta peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menghargai jasa mereka. Perkembangan selanjutnya akan terus dipantau untuk memastikan implementasi undang-undang ini berjalan dengan baik.
Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait