Update
Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM
News

--- Tantangan Penanganan Juru Parkir Liar di Bandung ---

--- Keberadaan juru parkir liar di Kota Bandung menjadi masalah yang mengganggu masyarakat. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan bahwa penanganan isu ini memerlukan pendekatan yang berbed...

Kalula Putri 10 August 2026 61 pembaca jpnn.com jpnn.com
Walkot Farhan Ungkap Alasan Jukir Liar di Bandung Sulit Diberantas
Walkot Farhan Ungkap Alasan Jukir Liar di Bandung Sulit Diberantas
---TITLEEXCERPT--- Keberadaan juru parkir liar di Kota Bandung menjadi masalah yang mengganggu masyarakat. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan bahwa penanganan isu ini memerlukan pendekatan yang berbeda. ---CONTENT---

Di Kota Bandung, keberadaan juru parkir liar semakin menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Banyak pengguna media sosial yang menyuarakan keluhan mengenai keberadaan jukir liar yang beroperasi di berbagai lokasi, mulai dari mini market hingga kedai kopi. Para juru parkir ini seringkali tidak menetapkan tarif parkir yang jelas bagi pengendara kendaraan bermotor, baik roda dua maupun empat.

Umumnya, tarif parkir di Bandung adalah Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil. Namun, di beberapa lokasi, tarif tersebut meningkat menjadi Rp3.000 hingga Rp5.000 untuk motor, dan mencapai belasan ribu rupiah untuk mobil. Menanggapi keluhan tersebut, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan bahwa masalah parkir masih menjadi tantangan bagi Pemerintah Kota Bandung.

Pendekatan Sosial Budaya untuk Mengatasi Masalah

Farhan menjelaskan bahwa profesi juru parkir merupakan fenomena yang khas di Indonesia. Di negara lain, umumnya tidak ada tukang parkir, dan proses perparkiran diatur secara mandiri dengan memanfaatkan teknologi atau sistem otomatis. Dia menekankan pentingnya pendekatan sosial budaya dalam menangani masalah juru parkir liar ini, mengingat kehadiran mereka sudah menjadi bagian dari budaya di Indonesia.

"Pendekatannya mesti sosial budaya. Karena di seluruh dunia yang punya budaya tukang parkir hanya di Indonesia. Di negara lain gak ada, di seluruh Indonesia loh ini masalah parkir," ujarnya. Farhan juga mengungkapkan rencananya untuk mengadopsi skema pengelolaan parkir berbasis komunitas yang telah berhasil diterapkan di beberapa daerah lain.

Inspirasi dari Daerah Lain

Dia menyatakan, "Saya akan meniru daerah di Bali dan Denpasar, di mana parkir dikelola oleh masyarakat setempat. Memang problemnya adalah apakah lokasi parkirnya ada atau tidak." Dengan pendekatan ini, diharapkan pengelolaan parkir di Bandung dapat lebih teratur dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Artikel Terkait