Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid menyatakan keprihatinan mereka terhadap nasib jemaah Hanania Travel yang tidak dapat berangkat umrah akibat dugaan penipuan dan penggelapan dana. Setelah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Rabu (10/6/2026), Aaliyah menegaskan bahwa kerugian yang dialami para korban jauh lebih besar dibandingkan dengan dampak yang mereka rasakan.
Aaliyah menyampaikan, "Kerugian kami enggak sebanding dengan kerugian para korban. Banyak yang mungkin sudah menabung bertahun-tahun untuk berangkat umrah." Ia juga merasakan kesedihan mendalam bagi calon jemaah yang batal berangkat ke Tanah Suci, mengingat banyak dari mereka telah menyisihkan uang dalam waktu yang lama untuk mewujudkan impian beribadah umrah.
Harapan untuk Penyelesaian Kasus
“Kita sangat sedih, sangat prihatin. Kita juga punya orang tua yang mungkin sudah berumur dan memikirkan untuk menabung berangkat umrah,” tambah Aaliyah. Ia berharap agar permasalahan yang melibatkan Hanania Travel dapat segera diselesaikan sehingga para jemaah bisa mendapatkan kembali hak-haknya. “Kita doakan semoga cepat selesai,” ujarnya.
Sikap Kooperatif Thariq Halilintar
Thariq Halilintar pun sejalan dengan pernyataan sang istri, ia menyampaikan simpati kepada semua korban yang terdampak oleh kasus ini. “Simpati dan prihatin kami kepada korban-korban yang terkena dampaknya,” ungkap Thariq. Ia mengaku terkejut mengetahui bahwa Hanania Travel terlibat dalam masalah hukum, dan tidak menyadari adanya persoalan dalam operasional perusahaan saat menjalin kerja sama.
“Kaget banget dengan berita yang terjadi,” kata Thariq. Meskipun demikian, ia menegaskan akan bersikap kooperatif untuk membantu penyidik dalam mengusut kasus tersebut. “Saat dapat panggilan dari polisi, kita langsung siap membantu apa pun yang bisa kita kasih. Semoga kasus ini bisa terang benderang dan ada jalan keluar yang cepat untuk para korban,” ujarnya.