Update
AiMOGA Robotics Jalin Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Indonesia untuk Kembangkan Teknologi Robotika Kebijakan Pajak Marketplace Resmi Berlaku Mulai 1 November 2026 EIGER Nature Sambut Kunjungan Perwakilan WWF-Indonesia dan Jejaring Global BPS Luncurkan Klasifikasi Pekerjaan Baru, Termasuk Analis Siber dan Kreator Konten Kesepakatan Koalisi Prabowo dan PDIP Terkait Ambang Batas Parlemen 5 Persen untuk Pemilu 2029 Teddy Indra Wijaya di LRT: Pengamat Menilai Tindakan untuk Memberikan Ruang bagi Disabilitas Pernyataan Pertamina Terkait Penyidikan Dugaan Korupsi BUMD Migas Bekasi Mempersiapkan Masa Depan Atlet Pasca Karier Kompetitif Pocari Run 2026: Bandung Siap Gelar Acara Tanpa Penutupan Jalan Alasan Pergantian Dirjen Perhubungan Laut oleh Kemenhub AiMOGA Robotics Jalin Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Indonesia untuk Kembangkan Teknologi Robotika Kebijakan Pajak Marketplace Resmi Berlaku Mulai 1 November 2026 EIGER Nature Sambut Kunjungan Perwakilan WWF-Indonesia dan Jejaring Global BPS Luncurkan Klasifikasi Pekerjaan Baru, Termasuk Analis Siber dan Kreator Konten Kesepakatan Koalisi Prabowo dan PDIP Terkait Ambang Batas Parlemen 5 Persen untuk Pemilu 2029 Teddy Indra Wijaya di LRT: Pengamat Menilai Tindakan untuk Memberikan Ruang bagi Disabilitas Pernyataan Pertamina Terkait Penyidikan Dugaan Korupsi BUMD Migas Bekasi Mempersiapkan Masa Depan Atlet Pasca Karier Kompetitif Pocari Run 2026: Bandung Siap Gelar Acara Tanpa Penutupan Jalan Alasan Pergantian Dirjen Perhubungan Laut oleh Kemenhub
News

EIGER Nature Sambut Kunjungan Perwakilan WWF-Indonesia dan Jejaring Global

EIGER Nature mengadakan kunjungan dari 22 perwakilan WWF-Indonesia dan jejaring WWF Global sebagai persiapan menjelang pembukaan publik. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan inisiatif berbasis...

Bima Candrakumara 19 September 2026 1 pembaca jpnn.com jpnn.com
EIGER Nature Terima Kunjungan 22 Perwakilan WWF-Indonesia & Jejaring WWF Global
EIGER Nature Terima Kunjungan 22 Perwakilan WWF-Indonesia & Jejaring WWF Global

BOGOR - EIGER Nature, menjelang pembukaannya untuk umum, menerima kunjungan dari 22 perwakilan WWF-Indonesia serta jejaring WWF Global dalam rangkaian pertemuan Friends of Indonesia. Kunjungan ini merupakan kesempatan untuk memperkenalkan perjalanan serta pendekatan yang diambil oleh EIGER Nature dalam mengembangkan inisiatif berbasis alam yang mengintegrasikan restorasi, konservasi, edukasi lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat.

Para peserta diajak untuk mengikuti tur lokasi yang dipandu, di mana mereka dapat melihat langsung kawasan EIGER Nature dan memahami cerita di balik pengembangannya. Tur ini mencakup perjalanan restorasi lahan kritis di kawasan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2, serta upaya konservasi di Zona Pemanfaatan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).

Makna Kunjungan bagi EIGER Nature

Kunjungan ini memiliki arti penting bagi EIGER Nature, karena berlangsung pada saat destinasi tersebut memasuki tahap akhir persiapan untuk dibuka bagi publik. Ini termasuk penyempurnaan fasilitas dan pengalaman bagi pengunjung. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk berdialog, bertukar perspektif, dan mendapatkan masukan untuk pengembangan EIGER Nature di masa mendatang.

Imanuel Wirajaya, Direktur Utama EIGER Nature, menyatakan, “Kami melihat EIGER Nature sebagai sebuah perjalanan yang baru saja dimulai. Karena itu, di fase awal ini kami ingin membuka diri untuk belajar, mendengar, dan bertumbuh bersama. Kami percaya menghadirkan inisiatif yang benar-benar memberikan manfaat bagi alam dan masyarakat membutuhkan kolaborasi dan perspektif dari banyak pihak.”

Kolaborasi untuk Konservasi

EIGER Nature merupakan bagian dari perjalanan panjang EIGER yang telah beroperasi selama hampir empat dekade, tumbuh dari kecintaan terhadap alam dan petualangan. Melalui EIGER Nature, semangat tersebut diwujudkan dalam sebuah ruang yang menggabungkan pengalaman bermakna dengan kontribusi positif bagi alam, budaya, dan masyarakat.

Dalam perjalanannya, EIGER Nature juga bekerja sama dengan Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) untuk mendukung konservasi, edukasi lingkungan, dan pemanfaatan kawasan secara bertanggung jawab. Bagi WWF, kunjungan ini menjadi kesempatan untuk melihat langsung pendekatan yang tengah dikembangkan oleh EIGER Nature dalam mengintegrasikan restorasi dan konservasi dengan manfaat bagi masyarakat.

Aditya Bayunanda, CEO WWF-Indonesia, menambahkan, “Hal menarik dari EIGER Nature adalah bagaimana sektor swasta bisa berusaha sambil ikut mengambil peran dalam menjaga alam, sambil tetap memberikan manfaat bagi masyarakat. Model seperti ini yang dibangun bersama pemerintah, masyarakat lokal, dan organisasi konservasi memiliki potensi yang sangat besar, termasuk juga untuk mendukung pembiayaan konservasi, khususnya di kawasan taman nasional.”

Melalui pertukaran perspektif ini, diharapkan dapat terjalin hubungan yang lebih luas antara EIGER Nature, WWF-Indonesia, dan jejaring WWF Global, terutama dalam bidang konservasi, edukasi lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami ingin EIGER Nature menjadi tempat di mana setiap orang yang berkunjung tidak hanya datang untuk menikmati alam, tetapi juga pulang dengan membawa pengalaman, pemahaman, dan makna yang baru tentang alam. Karena bagi kami, petualangan yang bermakna adalah petualangan yang meninggalkan sesuatu yang baik, bukan hanya bagi diri kita, tetapi juga bagi alam dan masyarakat di sekitarnya,” tutup Imanuel.

Artikel Terkait