JAKARTA, iNews.id - Sekelompok siswa dari SMAN 21 Jakarta menghadirkan solusi unik untuk mengatasi masalah keterbatasan air bersih. Mereka merancang sebuah alat yang memanfaatkan kelembapan udara untuk menghasilkan air melalui proses penyaringan dan sterilisasi. Inovasi ini dikenal dengan nama O2H: Atmospheric Water Harvesting System dan berhasil membawa mereka meraih kemenangan dalam National Innovation Challenge 2026.
Perwakilan dari Tim Gen V, Muhammad Rizqi Sugianto, menjelaskan bahwa ide ini muncul setelah mereka menyadari banyak rumah tangga dan komunitas yang masih kesulitan mendapatkan akses air bersih, terutama di musim kemarau. "O2H: Atmospheric Water Harvesting System berawal dari kepedulian kami terhadap keterbatasan akses air bersih yang dialami sejumlah rumah tangga dan komunitas, terutama saat musim kemarau," ungkapnya dalam keterangan resmi.
Proses Inovasi yang Mampu Menghasilkan Air Bersih
Rizqi menambahkan, "Karena itu, kami merancang perangkat ringkas yang dapat mengubah kelembapan udara menjadi air bersih melalui proses penyaringan dan sterilisasi." Inovasi ini tidak hanya menunjukkan kreativitas para siswa, tetapi juga memberikan harapan bagi banyak orang yang menghadapi masalah serupa.
Dampak Positif bagi Masyarakat
Dengan alat ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan akses air bersih di daerah-daerah yang sulit dijangkau, terutama saat musim kemarau. Tim Gen V menunjukkan bahwa dengan inovasi dan kepedulian, tantangan besar seperti krisis air bersih dapat diatasi dengan cara yang kreatif dan efektif.