PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah mendirikan posko informasi untuk memberikan dukungan kepada keluarga para korban yang terlibat dalam kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026. Kecelakaan ini melibatkan beberapa kereta dan mengakibatkan sejumlah korban jiwa serta luka-luka.
Posko informasi ini bertujuan untuk memberikan akses informasi yang cepat dan akurat kepada keluarga korban. KAI berkomitmen untuk membantu keluarga dalam proses pencarian informasi terkait kondisi anggota keluarga mereka yang terlibat dalam insiden tersebut. Selain itu, KAI juga menyediakan layanan konseling bagi keluarga yang membutuhkan dukungan emosional.
Menurut informasi yang diterima, kecelakaan terjadi akibat adanya kesalahan teknis yang membuat kereta tidak dapat berhenti tepat waktu. Tim penyelamat dan petugas kepolisian telah dikerahkan untuk menangani situasi dan melakukan evakuasi korban. KAI mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kejadian demi keselamatan dan kelancaran proses penanganan.
Dengan dibukanya posko ini, diharapkan keluarga korban dapat memperoleh informasi yang jelas dan tepat waktu. KAI berjanji akan terus memperbarui informasi terkait perkembangan situasi dan kondisi para korban.
Ke depan, KAI akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap insiden ini untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama dalam proses pemulihan dan penyelidikan lebih lanjut.