Update
Hari Kelima Pencarian Jurnalis di Pulau Sertung Masih Tanpa Hasil Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Tetap Sesuai Kebijakan Pemerintah Prediksi Dokter Tifa: AHY Akan Menjadi Presiden RI 2029-2034 --- Presiden Jokowi Hadiri Khitanan Anak di Yayasan Padepokan Anti-Galau --- Pesan Budaya dari Dekan FIB UNDIP Melalui Monolog “Eling lan Waspada” di Konferensi Nasional Anti Penipuan 2026 Putra Pertama Pendiri VinFast Resmi Menjadi CEO Global Anas Urbaningrum Soroti Persiapan Pilpres 2029 dan Pentingnya Perbaikan Aturan Pemilu Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten Sulawesi Tenggara Manfaat Tersembunyi dari Abu Vulkanik untuk Tanah dan Ekosistem Laut --- Penemuan Jaket Pelampung di Anyer, Pemilik Kapal Jurnalis Berikan Klarifikasi --- Hari Kelima Pencarian Jurnalis di Pulau Sertung Masih Tanpa Hasil Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Tetap Sesuai Kebijakan Pemerintah Prediksi Dokter Tifa: AHY Akan Menjadi Presiden RI 2029-2034 --- Presiden Jokowi Hadiri Khitanan Anak di Yayasan Padepokan Anti-Galau --- Pesan Budaya dari Dekan FIB UNDIP Melalui Monolog “Eling lan Waspada” di Konferensi Nasional Anti Penipuan 2026 Putra Pertama Pendiri VinFast Resmi Menjadi CEO Global Anas Urbaningrum Soroti Persiapan Pilpres 2029 dan Pentingnya Perbaikan Aturan Pemilu Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten Sulawesi Tenggara Manfaat Tersembunyi dari Abu Vulkanik untuk Tanah dan Ekosistem Laut --- Penemuan Jaket Pelampung di Anyer, Pemilik Kapal Jurnalis Berikan Klarifikasi ---
News

--- Kenangan Terakhir Ayah kepada Ain, Korban Kecelakaan KRL: Permintaan untuk Dijemput ---

--- Hary Marwata, ayah Nur Ainia Eka Rahmadhyna, mengenang komunikasi terakhir dengan putrinya yang terjadi pada Senin sore sebelum kecelakaan KRL. ---

Gyan Kusuma 29 April 2026 40 pembaca liputan6.com liputan6.com
---
Kenangan Terakhir Ayah kepada Ain, Korban Kecelakaan KRL: Permintaan untuk Dijemput

---
liputan6.com
---TITLEEXCERPT--- Hary Marwata, ayah Nur Ainia Eka Rahmadhyna, mengenang komunikasi terakhir dengan putrinya yang terjadi pada Senin sore sebelum kecelakaan KRL. ---CONTENT---

Hary Marwata, ayah dari Nur Ainia Eka Rahmadhyna, mengungkapkan momen terakhir berkomunikasi dengan putrinya pada Senin sore, sebelum kecelakaan kereta yang merenggut nyawanya. Ain, sapaan akrabnya, selalu meminta untuk dijemput, menunjukkan kedekatan mereka sebagai ayah dan anak.


Menurut Hary, saat itu Ain menghubunginya dan meminta untuk dijemput pulang. "Dia selalu minta dijemput, itu kebiasaan kami," ujarnya. Kecelakaan yang terjadi kemudian membuat keluarga dan teman-teman sangat terkejut, mengingat Ain adalah sosok yang ceria dan penuh semangat. Hary menambahkan bahwa Ain memiliki banyak rencana untuk masa depannya, yang kini sirna akibat insiden tragis tersebut.


Keluarga dan rekan-rekan kini berkumpul untuk memberikan dukungan satu sama lain, mengenang kenangan indah bersama Ain. Mereka berharap agar kejadian ini menjadi perhatian bagi pihak berwenang untuk meningkatkan keselamatan transportasi umum, agar tidak ada lagi nyawa yang hilang dengan cara yang sama.


Dengan perasaan duka yang mendalam, keluarga Ain berusaha untuk melanjutkan hidup sambil mengenang semua kenangan indah yang telah dibagikan. Perkembangan lebih lanjut mengenai penyelidikan kecelakaan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait