Video yang viral menunjukkan seorang pria yang mengamuk dan merusak warung di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Pria tersebut diketahui adalah anggota TNI bernama Sertu AW. Kadispenad Brigadir Jenderal TNI Donny Pramono mengonfirmasi insiden tersebut setelah video beredar luas.
Menurut Kadispenad, insiden ini terjadi akibat kesalahpahaman antara prajurit TNI dan penjaga warung. Awalnya, prajurit tersebut membeli rokok dan berusaha membayar menggunakan QRIS, namun terjadi perdebatan mengenai biaya tambahan yang dikenakan. Cekcok pun tak terhindarkan, dan prajurit tersebut kemudian menghancurkan etalase warung dengan tabung elpiji 3 kg.
Akibat dari keributan tersebut, prajurit TNI mengalami luka akibat penusukan yang dilakukan oleh pemilik warung. Saat ini, prajurit tersebut mendapatkan perawatan medis di RS Hermina Kemayoran. Kadispenad mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya pada video yang beredar, namun menjamin bahwa prajurit yang melakukan pelanggaran akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Dia menegaskan bahwa TNI AD akan menindak tegas setiap anggotanya yang terlibat dalam pelanggaran. Situasi di lokasi kejadian kini telah kembali kondusif dan penanganan kasus ini sedang dilakukan oleh Polres Jakarta Pusat. Pihak TNI terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk memastikan penanganan berjalan lancar.
Insiden ini terjadi pada Minggu sore dan telah menarik perhatian publik. Proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut sedang berlangsung untuk mengungkap fakta secara menyeluruh.