Update
Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia
News

--- Pangkat Rico Pramudia Ditingkatkan Setelah Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon ---

--- Prajurit TNI Rico Pramudia telah gugur dalam misi perdamaian PBB di Lebanon, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan rasa duka yang mendalam serta pengangkatan pangkatnya. ---

Rimba Amarta 25 April 2026 12 pembaca liputan6.com liputan6.com
---
Pangkat Rico Pramudia Ditingkatkan Setelah Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon
---
liputan6.com
---TITLEEXCERPT--- Prajurit TNI Rico Pramudia telah gugur dalam misi perdamaian PBB di Lebanon, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan rasa duka yang mendalam serta pengangkatan pangkatnya. ---CONTENT---

Prajurit TNI Rico Pramudia telah gugur saat menjalankan tugas dalam misi perdamaian PBB di Lebanon. Kejadian ini disampaikan oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, yang juga mengekspresikan rasa duka cita yang mendalam atas kehilangan tersebut.


Dalam pernyataannya, Jenderal Agus Subiyanto menegaskan bahwa pengorbanan Rico Pramudia menunjukkan dedikasi dan komitmennya terhadap tugas negara. Sebagai bentuk penghormatan, pangkat Rico dinaikkan. Misi perdamaian di Lebanon merupakan bagian dari upaya internasional untuk menjaga stabilitas di kawasan tersebut, dan Rico merupakan salah satu prajurit yang berkontribusi dalam misi ini.


Pengangkatan pangkat ini diharapkan dapat menjadi penghargaan atas jasa-jasa Rico serta memberikan semangat bagi prajurit lainnya untuk terus melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kejadian ini juga menyoroti risiko yang dihadapi oleh prajurit yang bertugas di luar negeri dalam misi-misi kemanusiaan.


Ke depan, TNI akan terus berupaya untuk memberikan dukungan kepada keluarga Rico dan memastikan bahwa misi perdamaian yang dijalankan dapat berjalan dengan baik, meskipun dalam kondisi yang penuh tantangan.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait