Update
Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia
News

--- Prabowo Lantik Jenderal Dudung Sebagai Kepala KSP dan Qodari Sebagai Kepala Bakom ---

--- Presiden Prabowo Subianto telah melantik Jenderal Dudung Abdurrachman sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) dan Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah. ---

Kalula Putri 27 April 2026 13 pembaca liputan6.com liputan6.com
---
Prabowo Lantik Jenderal Dudung Sebagai Kepala KSP dan Qodari Sebagai Kepala Bakom

---
liputan6.com
---TITLEEXCERPT--- Presiden Prabowo Subianto telah melantik Jenderal Dudung Abdurrachman sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) dan Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah. ---CONTENT---

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal Dudung Abdurrachman sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) dan Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah. Pelantikan ini merupakan bagian dari restrukturisasi kabinet yang bertujuan untuk memperkuat kinerja pemerintah.


Pelantikan tersebut dilaksanakan dalam sebuah acara yang dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara dan diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam pengelolaan komunikasi serta strategi pemerintahan. Jenderal Dudung, yang sebelumnya menjabat sebagai Panglima Komando Strategis Angkatan Darat, diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung kebijakan presiden. Sementara itu, Qodari, yang memiliki pengalaman dalam bidang komunikasi, diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.


Dengan penunjukan ini, Presiden Prabowo menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan efektivitas kabinet dan memastikan bahwa setiap posisi diisi oleh individu yang kompeten. Pelantikan ini juga menandai langkah strategis dalam upaya pemerintah untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada.


Ke depan, diharapkan kedua pejabat baru ini dapat segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab mereka, serta memberikan dampak positif bagi pemerintahan. Perkembangan selanjutnya akan terus dipantau untuk melihat hasil dari restrukturisasi ini.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait